Inara Rusli Buka Pintu Damai, Ungkap Kedekatan Manis dengan Wardatina Mawa di Tengah Badai Hukum
Inforiau – 21 Oktober 2026 | JAKARTA – Nama Inara Rusli kembali mencuri perhatian publik. Di tengah proses hukum kasus dugaan perzinaan yang masih bergulir, mantan istri musisi Virgoun ini justru menunjukkan gestur menyejukkan. Hubungannya dengan Wardatina Mawa, pihak yang sempat berseteru dengannya, dikabarkan mulai mencair. Bahkan, keduanya sempat saling berkirim makanan sebagai bentuk silaturahmi.
Momen hangat itu diungkapkan langsung oleh Inara Rusli saat ditemui awak media di Polda Metro Jaya. Ia menceritakan bahwa interaksi tersebut bermula ketika Mawa mengirimkan cokelat untuknya. Merasa tersanjung, Inara pun berinisiatif membalas dengan mengirimkan dimsum.
“Kayak kemarin dikirimin cokelat, terus saya kirim balik dimsum, dan alhamdulillah beliau suka, dihabiskan. Kemudian kirim lagi kerupuk Bangka ke saya, saya kirim lagi eh rendang kemarin,” ungkap Inara Rusli dengan raut sumringah.
Meski demikian, Inara menegaskan bahwa dirinya tidak menjalin komunikasi langsung dengan Mawa. Proses pengiriman makanan tersebut dijembatani oleh Afnan, putra dari Mawa dan Insanul Fahmi. Inara juga menepis anggapan bahwa aksi tersebut sengaja direncanakan. Baginya, saling memberi hadiah merupakan bentuk silaturahmi yang dianjurkan dalam agama.
“Nggak ada inisiatif siapa-siapa sih, cuman memang kebetulan waktu itu beliau ngirimin cokelat ke saya, ya saya terima dengan baik,” tuturnya.
Di sisi lain, Inara Rusli mengungkapkan keinginannya untuk berdamai dan duduk bersama dengan Wardatina Mawa serta suami sirinya, Insanul Fahmi. Ia menegaskan sejak awal tidak pernah berniat memperpanjang perseteruan. Inara berharap polemik ini bisa diselesaikan secara dewasa melalui dialog tatap muka.
“Sekali lagi saya tidak pernah berubah sedari awal sampai sekarang. Saya tetap mengharapkan untuk kami sama-sama bisa islah, berdamai, duduk bertiga, berbicara, ke depannya mau seperti apa,” kata Inara.
Perempuan yang akrab disapa Inayah ini tak ingin perseteruan mengorbankan masa depan dan mental anak-anak. Ia meminta semua pihak menurunkan ego masing-masing agar anak-anak mendapat kasih sayang utuh dari orang tua. “Karena umur kami enggak ada yang tahu besok sampai mana, tapi anak-anak harus terus hidup,” ujarnya penuh haru.
Sementara itu, dalam kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV di kediamannya, Inara Rusli akhirnya merasa lega. Mantan sopirnya, Agung, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri. Penetapan tersangka itu disampaikan kuasa hukum Inara, Lechumanan, di Polda Metro Jaya, Senin (19/10/2026).
“Karena perkara ini sudah menemukan titik yang paling terang, yaitu Saudara Agung telah ditetapkan tersangka, ilegal akses, ya. Telah ditetapkan tersangka ilegal akses oleh Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri,” kata Lechumanan.
Lechumanan juga menyampaikan bahwa Agung telah ditangkap dan ditahan oleh penyidik. “Dan perlu saya sampaikan bahwa yang bersangkutan telah dilakukan penangkapan dan penahanan oleh Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri. Jadi saat ini yang bersangkutan sedang ditahan oleh penyidik Mabes Polri,” ujarnya.
Identitas Agung turut dijelaskan Tommy Tri Yunanto, kuasa hukum Insanul Fahmi. Ia menyebut Agung adalah mantan sopir Inara yang sudah tidak lagi bekerja dengannya. “Agung itu ya, supir ya. Supir, bekas supir dari Mbak Inara Rusli, dan kemudian sudah keluar ya, sudah dikeluarkan dari kerjanya dari Mbak Inara,” terang Tommy.
Usai mendengar Agung ditetapkan sebagai tersangka, Inara mengaku lega karena keyakinannya mulai mendapat titik terang. Namun, ia masih dihantui ketakutan dan emosi lain sepanjang proses ini. Inara Rusli juga menduga ada aktor intelektual di balik perbuatan Agung. Ia yakin sang mantan sopir tidak bergerak sendiri.
“Saya yakin apa yang dia lakukan ini sangat kecil kemungkinannya dilakukan secara mandiri, secara sendiri. Karena ini dari bukti-bukti yang ada, ada aktor intelektualnya,” kata Inara.
Dugaan tersebut diperkuat oleh pernyataan kuasa hukum Inara. Menurut tim mereka, perbuatan seorang mantan staf mencuri video privat sang majikan sangat tidak masuk akal jika bukan atas perintah pihak tertentu.
Dengan berbagai dinamika yang ada, Inara Rusli tampaknya memilih untuk mengedepankan perdamaian dan fokus pada masa depan anak-anak. Meski kasus hukum masih berjalan, ia berharap hubungan baik dengan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi dapat terus terjalin. Sikap lega atas penetapan tersangka Agung juga menjadi penanda bahwa ia serius menuntaskan perkara akses ilegal yang menimpanya.
