Kabar Duka Olahraga Riau: Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau dan Tokoh Olahraga Tutup Usia di Usia 75 Tahun
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Dunia olahraga Provinsi Riau tengah diliputi duka mendalam. Kabar duka datang dari Pekanbaru, di mana Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau dan Tokoh Olahraga Tutup Usia pada Rabu pagi, 28 Oktober 2026. Almarhum mengembuskan napas terakhir di usia 75 tahun setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kepergian sosok yang dikenal luas sebagai pembina olahraga dan politisi Partai NasDem ini meninggalkan luka bagi segenap insan olahraga di Bumi Lancang Kuning.
Kabar wafatnya Iskandar dibenarkan oleh Nurmadi, mantan Wakil Ketua Bidang Humas KONI Riau yang pernah bertugas pada masa kepemimpinan almarhum. Menurut Nurmadi, sebelum menghembuskan napas terakhir, Iskandar sempat dirawat selama sekitar empat hari di RSUD Arifin Achmad akibat sakit mendadak yang dialaminya.
“Ya, Pak Iskandar Hoesin wafat hari ini. Beliau sakit mendadak dan dirawat di rumah sakit selama beberapa hari,” ujar Nurmadi dengan nada pilu, Rabu pagi.
Setelah dinyatakan wafat, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja Nomor 159, Pekanbaru. Sejumlah kerabat, kolega, serta rekan-rekan dari dunia olahraga dan politik tampak berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum sepanjang hari.
Perjalanan Panjang di Dunia Olahraga
Kepergian Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau dan Tokoh Olahraga Tutup Usia bukan sekadar kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia olahraga nasional. Almarhum dikenal memiliki perjalanan panjang dan dedikasi tinggi dalam pembinaan olahraga, khususnya sepak bola dan olahraga dayung.
Pada era 1990-an, Iskandar tercatat pernah menjadi manajer PSPS Pekanbaru pada periode 1994 hingga 1998. Tidak hanya itu, ia juga berkiprah bersama Persiraja Aceh dan berhasil membawa klub tersebut menembus papan atas sepak bola nasional. Kiprahnya di dunia sepak bola menjadikannya sosok yang dihormati di kalangan pelaku olahraga tanah air.
Selain sepak bola, Iskandar juga berperan besar di cabang olahraga dayung. Dedikasinya turut menjadi bagian dari keberhasilan tim Riau meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 yang digelar di Riau. Capaian tersebut menjadi salah satu momen bersejarah bagi olahraga daerah dan menjadi bukti nyata kontribusi almarhum.
Pada periode 2022 hingga 2026, kepercayaan masyarakat olahraga Riau kembali diberikan kepadanya melalui amanah sebagai Ketua Umum KONI Riau. Di bawah kepemimpinannya, pembinaan atlet dan pengembangan organisasi olahraga daerah terus diupayakan. Karena itu, kabar bahwa Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau dan Tokoh Olahraga Tutup Usia menjadi pukulan tersendiri bagi pengurus KONI dan para atlet yang selama ini dibina.
Kiprah Politik dan Pengabdian
Di luar dunia olahraga, almarhum juga dikenal sebagai politisi Partai NasDem di Riau. Kombinasi peran sebagai tokoh olahraga dan politisi menjadikan Iskandar figur yang berpengaruh dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pembinaan generasi muda dan prestasi olahraga.
Berikut sejumlah jejak kiprah almarhum yang patut dikenang:
- Manajer PSPS Pekanbaru periode 1994–1998.
- Berkiprah bersama Persiraja Aceh hingga membawa klub ke papan atas sepak bola nasional pada era 1990-an.
- Berperan dalam keberhasilan tim Riau meraih juara umum PON XVIII tahun 2012 di Riau.
- Ketua Umum KONI Riau periode 2022–2026.
- Tokoh Partai NasDem di Riau.
Rekam jejak tersebut menunjukkan bahwa almarhum tidak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga membangun fondasi pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Banyak kalangan menilai sosok Iskandar sebagai pribadi yang gigih dan berkomitmen terhadap kemajuan olahraga Riau.
Duka Mendalam Insan Olahraga Riau
Kepergian Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau dan Tokoh Olahraga Tutup Usia meninggalkan duka mendalam bagi insan olahraga Riau. Dedikasi dan pengabdiannya di berbagai organisasi olahraga menjadi bagian penting dari perjalanan pembinaan olahraga di daerah tersebut. Para atlet, pelatih, dan pengurus organisasi menyampaikan belasungkawa serta mengenang jasa-jasa almarhum.
Bagi banyak pihak, almarhum adalah teladan dalam mengabdi tanpa pamrih. Semangatnya dalam membangun prestasi olahraga diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus. KONI Riau dan seluruh stakeholder olahraga diharapkan dapat melanjutkan perjuangan serta visi yang telah dirintis almarhum.
Masyarakat dan keluarga besar olahraga Riau pun memanjatkan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan serta kekuatan.
Sebagai penutup, kepergian Iskandar Hoesin menjadi pengingat akan pentingnya regenerasi dan keberlanjutan pembinaan olahraga. Kabar Iskandar Hoesin Ketua KONI Riau dan Tokoh Olahraga Tutup Usia hendaknya menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk terus menjaga dan meneruskan warisan pengabdiannya. Selamat jalan, Pak Iskandar Hoesin. Dedikasi dan jasa-jasamu akan selalu dikenang dalam sejarah olahraga Riau dan Indonesia.
