Buka Unit Usaha Air Mineral Kemasan, Sekda Rohul Apresiasi Inovasi BUMDes Sumber Rejeki

Rabu, 18 Maret 2020 11:56:54
Buka Unit Usaha Air Mineral Kemasan, Sekda Rohul Apresiasi Inovasi BUMDes Sumber Rejeki

Tambusai Utara, Kanalsumatera.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti. Kecamatan Tambusai Utara terus bertekad dan berinovasi dalam membuka unit usaha baru, sebagai upaya untuk memperkuat perekonomian desa yang dibentuk berdasarkan potensi yang ada di desanya.

Karena memiliki potensi sumber daya air yang bersih dan jernih, Pengurus BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti pada tahun 2020 ini akan membuka unit usaha baru dibidang Air Mineral Kemasan.

Terobosan dan Inovasi yang dilakukan Pengurus BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti itu mendapat dukungan dan apresiasi dari Sekretaris Daerah H. Abdul Haris S.Sos M.Si.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah H. Abdul Haris S.Sos M.Si dalam sambutannya saat menghadiri MPTB BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Kab. Rohul, Senin (16/3/2020).

Dikegiatan itu tampak juga dihadiri Kadis Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si, Kadis DPMPD Rohul Margono M.Si, Kadisnakbun Rohul Agung, Kaban Kesbangpol Musri S.Sos, Ketua DWP Rohul Hj Neti Herawati, Camat Tambusai Utara Mastur S.Sos M.Si, Kepala Desa Rantau Sakti Purwadi ST, Kepala Desa Mahato Firiadi, Pengurus BUMDesa Sumber Rejeki dan masyarakat Desa Rantau Sakti.

Tambah Sekda, karena eksistesi dari BUMdesa ini untuk meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan pendapatan asli desa, meningkatkan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa.

“Kami dari Pemkab Rohul terus mendorong dan mendukung BUMDesa Sumber Rejeki untuk terus berinovasi meningkatkan pengelolaan BUMDesa. Kami mengapresiasi Inovasi yang dilakukan Pengurus BUMDesa Sumber Rejeki Desa Rantau Sakti itu untuk membuka unit air mineral kemasan, dengan harapan BUMDesa ini bisa terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat untuk mewujudkan desa yang mandiri,” ujar Sekda

Sekda Abdul Haris juga mengaku bangga dengan dengan Perkembangan BUMDesa Sumber Rejeki, pasalnya dana yang bergulir saat ini telah mencapai Rp 441.860.000. “Ini prestasi yang membanggakan, kebanyakan BUMDes saat ini banyak yang tidak berhasil dalam mengelola BUMdes,” ujarnya

Jika ada penurunan ekonomi dan adanya tunggakan di Bumdesa, Sekda menyarankan kepada Bumdes untuk tidak memaksakan masyarakat untuk membayarnya, tapi buatlah strategi dengan cara persuasif kepada masyarakat pemanfaat Bumdes.

“Jika terjadi penurunan ekonomi, jangan memaksa masyarakat kita, buatlah rescedule penagihannya, karena mendirikan BUMdesa ini menjawab tantangan untuk menghindarkan dari para tengkulak dan koperasi dengan bunga yang tinggi. Dengan adanyanya Bumdesa ini bisa masyarakat bisa buka usaha Kedai, Usaha tempe dan usaha lainnya,” kata Sekda

Sementara itu, Kepala Desa Rantau Sakti Purwadi ST mengatakan tujuan untuk mendirikan Unit Usaha baru Air Mineral Kemasan, untuk mewujudkan BUMDesa Sumber Rejeki lebih maju dan berkembang kedepannya. Pembukaan unit usaha Air Mineral Kemasan juga untuk memenuhi kebutuhan air bersih siap minum untuk masyarakat Desa Rantau Sakti.

“Insyaallah diperkirakan bulan Juni 2020 ini Unit Usaha baru Air mineral kemasan sudah bisa beroperasi, karena saat ini alat untuk memproduksi Air Mineral Kemasan sudah dipesan. Tujuan kita membuka unit usaha baru dibidang air mineral kemasan ini menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan didukung dengan sumber daya air yang bersih dan jernih di Desa Rantau Sakti ini,” kata Purwadi

Tambah Purwadi, selain membuka unit usaha Air Mineral Kemasan, BUMDesa Suber Rejeki juga membuka Pangkalan Gas LPG. Ia berharap pengembangan BUMdesa kedepannya didukung seluruh masyarakat, aparat Desa dan para Nasabah. Dengan adanya pengembangan Bumdesa ini kedepannya berdampak pada peningkatan SHU dan perekonomian masyarakat.

“Seperti SHU pada tahun 2019 ini berjumlah Rp 45.214.902, yang dapat berkontribusi untuk Pendapatan Asli Desa Rp 4.521.490 serta dapat membantu rumah tangga miskin dan dana sosial, masing-masing juga mendapat Rp 4.521.490. Kami berharap dengan adanya membuka unit usaha baru ini bisa berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” harap Purwadi.

Sekda Rohul Resmikan BUMDesa Syari’ah Usaha Bersama Desa Mahato Sakti

Tambusai Utara – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) H. Abdul Haris S.Sos M.Si menghadiri Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan Bumdesa (Bumdesa) Usaha Bersama Desa Mahato Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Rohul, Senin (16/3/2020).

Dikegiatan itu, Sekda Abdul Haris mewakili Bupati Rokan Hulu H. Sukiman juga meresmikan BUMDesa Syariah Usaha Bersama Desa Mahato Sakti, yang ditandai dengan membuka papan selubung, yang disaksikan Kadis DPMPD Rohul Margono S.Sos, Ketua DWP Rohul Hj Neti Herawati, Kaban Kesbangpol Rohul Musri S.Sos, Kadisnakbun Rohul Agung, Camat Tambusai Utara Mastur S.Sos M.Si, Kades Mahato Sakti Nanik Yuniar SPd, Pengurus BUMDesa Usaha Bersama dan Perangkat Desa Mahato Sakti.

Dikesempatan itu, Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si mengaku bangga Pengurus BUMDesa Usaha Bersama yang telah mengelola Bumdes dengan baik. Pasalnya, disaat BUMDesa di Rohul dalam masa penurunan, tapi BUMDesa Usaha Bersama malah mengalami peningkatan dari Sisa Hasil Usaha (SHU).

“Kita bangga dengan Pengurus BUMDesa Usaha Bersama dan juga masyarakat sebagai pemanfaat telah melaksanakan hak dan kewajibannya, meski hanya bergerak di dua unit usaha Simpan Pinjam dan BRIlink, SHU BUMDesa Tahun buku 2019 ini naik Rp 168.000.000 dibandingkan taun 2018 Rp 160.403.787,” kata Sekda

Dengan telah diresmikannya BUMDesa Syari’ah Usaha Bersama, Sekda Abdul Haris berharap Pengelolaan BUMDesa ini dikelola secara syari’ah sesuai dengan ketentuan dan syariat agama Islam.

“Kita patut bangga dengan Pengurus BUMDesa Usaha bersama yang hijrah dari Bumdes konvensional ke Bumdes berbasis Syari’ah, kita berharap keberadaan BUMDesa Syari’ah ini dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Mahato Sakti, ditengah banyaknya Koperasi pinjaman dengan bunga yang tinggi, karena hakekat berdirinya Bumdes ini untuk membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Sekda

Dikegiatan itu, Sekda Abdul Haris juga mengajak masyarakat Desa Mahato Sakti yang notabenenya sebagai petani Kelapa Sawit, jika Sawitnya sudah masa dalam replanting, agar mengikuti Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan membentuk kelompok tani dan mengajukan proposal ke Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul.

Sementara itu, Kepala Desa Mahato Sakti Nanik Yuniar S.Pd menjelaskan perkembangan BUMDesa Usaha Bersama yang pada tahun 2008 hanya bermodal Rp 500.000, hingga Januari-Desember 2019 perguliran dana BUMDesa Usaha Bersama telah mencapai Rp 1.620.300.000.

“Kami sangat bangga dengan Pengurus BUMDesa Usaha Bersama yang telah mengelola Bumdes ini secara transparan dan bertanggungjawab, begitu juga dengan masyarakat sebagai Pemanfaat Bumdes yang telah melaksanakan kewajibannya tepat waktu, meski hanya bergerak di dua unit usaha, tapi SHU nya pada tahun meningkat Rp 168.309.128,” kata Nanik

“Dari SHU ini bisa berkontribusi untuk PADes sebesar Rp 16.830.900, bantuan untuk Rumah Tangga Miskin Rp 8.415.450 dan dana sosial Rp 8.415.450. Rencana Usaha untuk tahun 2020 ini BUMDesa Usaha bersama akan membuka Wahana Permainan, dengan harapan bisa meningkatan pendapatan BUMdesa Usaha Bersama,”ujarnya.

KOMENTAR