Rohul dan Bengkalis Daerah Paling Luas Lahan Terbakar di Riau

Kamis, 23 Juni 2022 13:33:41 298
Rohul dan Bengkalis Daerah Paling Luas Lahan Terbakar di Riau
Ilustrasi/Net

Inforiau - Berdasarkan pengakuan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal secara umum luas lahan yang terbakar di Provinsi Riau menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan periode yang sama sampai Juni.

Pada rentang waktu Januari sampai Juni 2021, jumlah Karhutla 874,32 hektar. Sedangkan Januari sampai Juni 2022 berjumlah 651,65 hektar.

"Alhamdulillah dari sisi luas lahan terbakar ada penurunan jika dibandingkan tahun lalu. Tentu kita harapkan hingga akhir tahun angka ini tidak naik," kata Edy Afrizal, Rabu (22/6).

Ia menjelaskan, saat ini seluruh personel gabungan sudah ditarik dari lapangan. Sebab untuk kegiatan pemadaman dan pendinginan di lahan terbakar sudah tidak ada lagi. Termasuk helikopter yang biasa digunakan untuk water boombing juga sudah kembali ke landasan.

"Semua kita standby kan, kalau sewaktu-waktu ada laporan kebakaran lahan, kita langsung kerahkan ke lokasi," ujarnya.

Ia juga kembali mengingatkan kepada masyarakat luas, agar jangan bermain - main dengan api, dan selalu menjaga lingkungan, serta melapor jika melihat kebakaran hutan dan lahan di sekitar.

Hingga saat ini total luas lahan terbakar di Riau sudah mencapai 651 hektare. Lahan yang terbakar tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota di Riau.‎ Lahan yang terbakar mulai dari 9 hektar sampai 167 hektar.

BPBD Riau mencatat kebakaran lahan terluas terjadi di Rokan Hulu, yakni 167 hektar lahan terbakar. Selanjutnya disusul Bengkalis 117 hektar dan Kampar 106 hektar.

Untuk daerah lain adalah Indragiri Hilir 76 hektar, Dumai 43 hektar, Rokan Hilir 48 hektar, Pelalawan 32 hektar, Indragiri Hulu 22 hektar dan Pekanbaru 11 hektar Termasuk wilayah Siak 10 hektar di Kepulauan Meranti 9 hektar lahan ludes terbakar.

Sementara, daerah nihil kasus kebakaran lahan yakni di Kuantan Singingi. Tak ada lahan terbakar yang dilaporkan dari Kota Jalur tersebut.*

KOMENTAR