BTPN-Wow Siap Layani Warga Pekanbaru

Jumat, 26 Agustus 2016 11:26:31 1091
BTPN-Wow Siap Layani Warga Pekanbaru
BTPN Pekanbaru dalam acara sosilisasi Laku Pandai

Pekanbaru, inforiau - Ada kabar gembira bagi warga Pekanbaru yang jauh dan sulit untuk ke bank, kini tidak usah repot karena bisa melakukan transaksi seperti di bank yakni setor, tarik tunai, bayar tagihan transfer hanya lewat agen warung yang sudah bertanda Layanan keuangan Tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) BTPN-wow.

Laku Pandai merupakan suatu kebijakan OJK untuk memberikan layanan perbankan yang memanfaatkan agen untuk menjadi perpanjangan tangan bank dalam menjaring nasabah dengan persyaratan mudah dan cepat.

Sisi perbankan dan operasional jauh lebih murah mudah karena tidak ada biaya dan administrasi berbelit. Kata Kepala Bagian Pengawas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau Elvira Azwar di Pekanbaru Kamis (25/8/16).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau mencatat Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN-wow) setakat kini mampu menjaring 447 agen Layanan keuangan Tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) di wilayah setempat.

 "Sejak Oktober 2015 hingga Juni 2016 ada 7.641 nasabah, dengan nominal basic saving account (BSA) Rp285 juta lebih yang menggunakan Laku Pandai BTPN-wow," kata  Elvira menerangkan dari semua bank umum yang diberi akses membuka Laku Pandai di Indonesia, hanya empat bank yang sudah membuka cabang di Riau salah satunya BTPN-wow.

"Pertumbuhan agen BTPN- wow di Riau sangat bagus tergambar dari laporan jumlah nasabah yang kini sudah dijaring," tegas Elvira.

Sejauh ini menurut dia potensi pengembangan Laku Pandai di Riau sangat besar. Karena itu perlu dimanfaatkan semua bank untuk manggaet sebanyak-banyaknya jumlah agen dan nasabah.

"Elvira menjelaskan OJK mendorong agar bank umum membuka Laku Pandai ditiap wilayah, namun semua kembali kepada banknya menilai wilayah mana yang berpotensi. Tujuannya untuk memberikan layanan bank dengan mudah kepada masyarakat yang sulit tersentuh karena jarak, pengetahuan, kemampuan dan sebagainya lewat agen-agen yang terdapat dilingkungan mereka.

Walau sekarang baru bank umum yang membuka namun kedepan bank daerah juga didorong akan ikut.

 "Secara keseluruhan jumlah agen bertambah, penabung bertambah. Sekarang bank daerah Riau-Kepri lagi proses izin," terangnya.


Elvira berharap target akhir dari kebijakan Laku Pandai yakni sebanyak mungkin nasabah baru masuk dan memiliki akses ke bank.

Tujuannya  untuk menambah pendanaan yang bermanfaat bagi pembangunan.
 "Jadi kedepan diharapkan akses keuangan tidak hanya dimiliki perkotaan tetapi menyentuh wilayah pedesaan dan masyarakat kecil," katanya menambahkan.

Ditempat yang sama Product and Customer Experience Head BTPN-wow Achmad Nusjirwan Sugondo membenarkan saat ini BTPN punya program Laku Pandai yang disebut BTPN-wow, suatu layanan perbankan yang memanfaatkan teknologi telepon genggam dan didukung jasa agen sebagai perpanjangan tangan bank.

 "Dengan BTPN-wow bisa melayani pembukaan rekening, tarik, dan setor tanpa biaya pulsa melalui agen yang dibuka lewat warung maupun penjual pulsa di pemukiman," katanya.

Ia menjelaskan dengan menggunakan Unstructured Supplementary Services Data (USSD) memungkinkan semua jenis telepon genggam berbasis GSM bisa digunakan untuk bertransaksi pada agen Laku Pandai BTPN-wow.

Berbicara realisasi BTPN- wow secara nasional sambung dia, sejak diluncurkan pada Maret 2015 hingga Juni 2016 sudah menggaet agen Laku Pandai sekitar 35.000 dengan total nasabah hampir 700.000 orang.

"Potensi masih sangat besar diperkirakan 100 juta pasar yang menggunakan hanphone dan belum memiliki tabungan," kata Achmad.

Karena itu ia mengingatkan siapa saja bisa jadi agen Laku Pandai BTPN-wow asal memenuhi syarat yang tidak sulit.

"Dengan dukungan semua pihak kami berharap Laku Pandai BTPN-wow dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan mewujudkan keuangan yang inklusif," katanya mengakhiri. Hms/IR4

KOMENTAR