Kenapa Pemprov Riau Enggan Tutup RAL?

Senin, 11 Januari 2016 20:31:42 839
 Kenapa Pemprov Riau Enggan Tutup RAL?
Pekanbaru, inforiau.co - Ntah apa yang ada dalam pikiran pejabat di Pemprov Riau, selain memang sudah tidak memberikan kontribusi lagi ditambah rekomendasi penutupan dari DPRD Riau, namun Pemprov urung menutup BUMD seperti Riau Airline (RAL).
 
Selain itu juga, RAL sudah lama tidak beroperasi lagi, apalagi berbagai persoalan menyelimuti maskapai yang dulu pernah menjadi kebanggaan masyarakat Riau ini.
 
Menurut Kepala Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Syafrial, kalau hingga saat ini Pemprov Riau memang masih ingin mempertahankan RAL.
 
Syafrial menyebut kalau banyak pertimbangan yang harus diambil jika harus menutup RAL. "Ada banyak pertimbangan lain mengapa Pemerintah Provinsi Riau masih mempertahankan RAL, kalau dibangkrutkan, enak perusahaan itu. Sementara persoalan tanggungjawab investor, karyawan dan pihak lain yang telah dilibatkan akan lepas," terangnya.
 
Ia mnejelaskan, persoalan yang membelit PT RAL tidak bisa serta merta diputuskan oleh sebelah pihak saja. Sebab beberapa kepala daerah di Provinsi Riau juga telibat dalam hal penyertaan modal dalam operasional perusahaan itu.
 
"Solusi yang kita inginkan bagaimana tidak ada pihak-pihak yang dirugikan. Intinya win win solusi. Terutama dengan para pemegang saham," paparnya.
 
Sebelumnya Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan Meminta  Pemprov Riau agar melakukan  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terhadap  PT Riau Airlines (RAL). 
 
Hal ini telah didengar langsung oleh Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman. Bahkan Plt Gubri mengatakan, bahwa surat yang dikirim Bupati Wardan telah ia terima.
 
"Saya sudah menerima surat dari Bupati Inhil, mereka meminta dilakukannya RUPS PT RAL," kata Plt Gubri.
 
Atas permintaan Bupati Inhil itu lanjut Plt Gubri, dia sudah meminta Asisten II Setdaprov Riau mempelajari dan mempersiapkan RUPS tersebut. Menurutnya, RUPS ini memang sudah harus dilakukan.
 
"Bagaimana pun kan tidak bisa didiamkan begitu saja. Tetapi, karena kami masih ada mengerjakan yang lain, jadi agak tertunda sedikit,"ulasnya.
 
Dengan adanya surat dari Bupati Inhil itu Plt Gubri mengaku  pihaknya akan mempelajari dulu berbagai sisi. Baik sisi legalnya, maupun sisi bisnisnya. Ir3

KOMENTAR