Mereka Menyebar di Kota Hingga Menyandera Anak-anak

Jumat, 05 Mei 2017 17:37:00 1409
Mereka Menyebar di Kota Hingga Menyandera Anak-anak
Salah seorang napi yang berhasil dibekuk
Pekanbaru, Inforiau - Informasi tak sedap datang dari Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk Pekanbaru, siang ini (5/5/2017) usai sholat Jumat. Dikabarkan 200 tahanan melarikan diri dari lokasi.
 
Informasi yang diperoleh, para tahanan ini menyebar begitu cepat. Dan informasinya beredar di media sosial dan dibroadcast whatsapp para warga Pekanbaru dan Riau.
 
Dalam informasi ini disebutkan, mohon bantuan kepada warga yang menjumpai orang tahanan untuk segera melapor ke pihak keamanan. Karena para tahanan ini menyebar ke tengah kota Pekanbaru.
 
Diantara mereka bahkan ada yang menyandera anak-anak, sampai melakukan ancaman kepada beberapa keluarga. ''Tolong dijaga anak-anak dan keluarga kita. Mereka melarikan diri ke kota dan arah Pelalawan''.
 
70 Napi Berhasil Dikembalikan
 
Hingga kini, pihak aparat terus mengejar ratusan tahanan rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru. Setidaknya sebanyak 70 lebih nara pidana (napi) sudah berhasil dikembalikan ke rutan dari ratusan napi yang kabur.
 
Penyebab kaburnya ratusan tahanan tersebut diduga aspirasi mereka tidak direspon pihak rutan. Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Jumat (5/5/2017).
 
"Penyebabnya kekesalan. Mereka sudah menyampaikan aspirasi, ada beberapa pelayanan yang pihak Lapas yang belum optimal. Seperti kamar yang over kapasitas, juga masalah air dan makanan," sebutnya.
 
Disampaikan Guntur semestinya Lapas Sialang Bungkuk berusu 361 orang. "Namun dari informasi pihak rutan Lapas diisi sampai 1800 orang," katanya.
 
Guntur katakan setidaknya ada enam kompi aparat keamanan dari aparat. "Terbagi dua kompi Polresta Pekanbaru, dua kompi Brimob, dan dua kompi dari TNI," kata Guntur. 
 
Guntur sampaikan kepada masyarakat untuk saling berkoordinasi dan bila ada orang yang mencurigakan dan tidak dikenal berada disekitar agar segera diamankan. "Segera berkoordinasi dengan kepolisian," sebut Guntur. 
 
Saat ini masyarakat tengah berkumpul di pintu-pintu masuk perumahan. Berjaga-jaga jika ada orang asing yang dicurigai sebagai napi yang kabur. grc/rtc/iin

KOMENTAR