Ijtima Ulama Rekomendasikan Duet Capres Prabowo-Abdul Somad

Senin, 30 Juli 2018 08:20:00 311
Ijtima Ulama Rekomendasikan Duet Capres Prabowo-Abdul Somad
Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional

JAKARTA, INFORIAU.CO - Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang berlangsung 27-29 Juli merekomendasikan Ketua Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Penanggung jawab acara, Yusuf Muhammad Martak, menyebut dua skenario pasangan Prabowo. Opsi pertama, dia didampingi Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri; sementara pilihan kedua, ia disandingkan dengan ulama Abdul Somad.

"Kedua pasangan mewakili dari nasionalis dan religius. Kedua pasangan ini bisa kita perjuangkan dan pertanggungjawabka," kata Yusuf di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Minggu (29/7).

Yusuf yang juga merupakan ketua umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) mengatakan dua rekomendasi ini merupakan hasil diskusi langsung dengan Rizieq Shihab.

"Tanpa tatap muka tapi melakukan telekomunikasi telepon. Beliau (Rizieq) mengarahkan dengan segala pertimbangan dari segala sisi yang akan memenuhi unsur-unsur kriteria dalam pemilihan capres dan cawapres," ujar Yusuf.

Ijtima menyerahkan pengambilan keputusan berdasarkan dinamika Pilpres 2019 kepada Prabowo. Walau demikian, Yusuf meyakini Prabowo bakal menerima rekomendasi tersebut.

"Insya Allah apa yang direkomendasikan ijtima akan dipertimbangkan dan diterima dengan senang hati. Inilah aspirasi dari para ulama tidak hanya menyampaikan calon tapi juga menyampaikan akan membantu saat pilpres nanti," ujar Yusuf.

Ijtima Ulama yang digelar GNPF mengundang lima partai politik, yakni Partai Gerindra, PKS, PAN, PBB dan Partai Berkarya. Namun demikian, rekomendasi ini tidak berarti harus disepakati partai koalisi.

Tokoh-tokoh yang sedianya dipertimbangkan antara lain Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.

Sementara itu, secara terpisah Ustaz Abdul Somad menolak rekomendasi cawapres dari Ijtimak Ulama. Dia ingin tetap fokus di bidang dakwah.

"Prabowo-Habib Salim pasangan tawazun (seimbang) antara ketegasan tentara dan kelembutan ulama, Jawa non-Jawa, nasionalis-religius, plus barokah darah nabi dalam diri Habib Salim," kata Ustaz Abdul Somad, Minggu (29/7/2018).

Ustaz Somad menolak menjadi cawapres, dia mengatakan ingin fokus di bidang pendidikan dan dakwah.

"Biarlah saya jadi suluh di tengah kelam, setetes embun di tengah sahara. Tak sungkan berbisik ke Habib Salim, tak segan bersalam ke Jenderal Prabowo," kata Somad.

Ustaz Somad juga memposting poster bertajuk DUET MAUT TENTARA-ULAMA Pimpin & Jaga NKRI. Ada wajah Prabowo Subianto dan Salim Segaf Aljufri di poster itu. lrc/dc

KOMENTAR