Jadikan PLUT Bengkel Bisnis UMKM, Disperindag Kampar Lakukan Pelatihan di Sungai Pinang

Kamis, 27 September 2018 22:53:31 292
Jadikan PLUT Bengkel Bisnis UMKM, Disperindag Kampar Lakukan Pelatihan di Sungai Pinang
Disperindag Kampar saat menggelar pelatihan bagi pelaku usaha UMKM di Gedung Plut Sungai Pinang Kecamatan Tambang

KAMPAR, INFORIAU.co - Dinas Perdagangan Kabupaten Kampar, Kamis (27/9/2018) secara resmi melakukan pelatihan Kewirausahaan bagi pelaku usaha mikro kecil se-Kabupaten Kampar yang bertempatkan di Gedung Plut Sungai Pinang Kecamatan Tambang.

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Kampar Purwadi, dan Kepala pengelola Plut Tambang, Ibrahim dan diikuti sebanyak 40 peserta pelatihan yang terdiri dari pelaku usaha mikro kecil se-Kabupaten Kampar.

Untuk diketahui, diantara peserta yang hadir, banyak dari mereka yang baru mulai usahawan. Namun usaha yang mereka jalani selama ini cukup beragam.

Hebatnya, setiap peserta diwajibkan membawa contoh produk dari usaha yang mereka geluti. Diantara produk yang mereka tampilkan adalah makanan ringan seperti kripik talas, peyek bayam, madu galo-galo dan aneka jenis makan cemilan khas Kampar. Ada pula kerajinan tanjak, semacam penutup kepala untuk laki-laki Kampar serta kain batik Kampar.

Dalam sambutannya, Kepala Pengelola PLUT Ibrahim mengatakan, sebagai pelaku usaha yang baru tumbuh di Kampar, hendaknya menjadikan PLUT sebagai bengkel binis. "Mari jadikan PLUT sebagai bengkel binis yang saudara geluti," ujar Ibrahim dihadapan peserta pelatihan yang didominasi kaum ibu-ibu.

Bengkel yang dimaksud Ibrahim, PLUT dapat membenahi berbagai persoalan yang dihadapi usaha mikro kecil di Kampar, mulai dari persoalan modal, produksi, SDM dan persoalan lainnya.

Ibrahim juga mengatakan bahwa, untuk menjadi bengkel binis di Kampar, pihaknya terus melakukan berbagai program untuk membenahi UMKM di Kampar. Dia juga mengatakan, PLUT memiliki lima bidang dengan masing-masing bidang memiliki tiga kali kesempatan untuk melakukan pelatihan.

"Dalam tahun ini kita melakukan lima belas kali pelatihan. Insyaallah akhir tahun ini pelatihan tersebut sudah selesai dilakukan," ujarnya.

Lebih lanjut, Ibrahim juga menyampaikan bahwa mereka yang memiliki usaha dibawah modal Rp 50 juta, itu dikategorikan usaha mikro kecil. Menurut dia, di Kabupaten Kampar setidaknya ada sekitar 5346 masyarakat yang menjalani usaha mikro kecil.

Dia mengakui, jumlah yang banyak tersebut tidak semuanya dapat terjangkau untuk dilakukan pembinaan. Untuk itu, dia berharap mereka yang mengikuti pelatihan dapat membentuk opini yang baik terhadap UMKM dan PLUT dimasa akan datang.

Sementara itu, sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Kampar, Purwadi sekaligus memberikan materi tentang kewirausahaan lebih banyak memberikan motivasi dan menyampaikan prinsip-prinsip dasar berwirausaha.

Menurut Purwadi, jiwa wira usaha bisa dipelajari dan dipupuk sejak dini. "Mereka yang memiliki jiwa wirausaha memiliki jiwa kepemimpinan, berpikiran maju kedepan, dan pantang menyerah," ujar Purwadi.

Selain itu Purwadi juga menyampaikan bahwa faktor orang tidak berhasil dalam berusaha, selain faktor internal juga dipengaruhi dari faktor ekternal. Internal adalah pengaruh dari sikap dan mental seseorang. Sedangkan eksternal dipengaruhi oleh berbagai faktor. Termasuk soal lokasi, kesempatan, peluang dan modal.

"Yang paling penting, tidak mungkin seorang wirausaha sukses tanpa adanya kerja keras. Seorang pengusaha biasanya akan jatuh dan bangun. Oleh sebab itu, harus kerja keras dan tak boleh menyerah.," tukasnya. rls

KOMENTAR