Kecamatan Bagan Sinembah Juara I Penilaian EKK Tingkat Provinsi Riau 2018

Rabu, 12 Desember 2018 21:47:20 570
Kecamatan Bagan Sinembah Juara I Penilaian EKK Tingkat Provinsi Riau 2018
Camat menerima piagam

Pekanbaru, Inforiau.co - Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir didapuk sebagai juara I dalam Penilaian Evaluasi Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018. Kompetisi antar pemerintah kecamatan itu melibatkan setiap perwakilan terbaik dari seluruh kecamatan di kabupaten/kota se Provinsi Riau.

Penghargaan sebagai juara perdana ini diserahkan langsung oleh Gubernur Riau Wan Tamrin melalui Sekda Prov Riau Ahmad Hijazi pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pembangunan dan Pemerdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Hotel Mutiara Merdeka pada Rabu sore (12/12/2018).

Camat Bagan Sinembah Sakinah usai menerima penghargaan mengatakan , keberhasilan Pemerintah Kecamatan Bagan Sinembah berhasil meraih juara 1 yakni melakukan pembinaan dan pengawasan Camat terhadap Desa-Desa, Selain itu kita ekpos terkait penertiban Rumah Liar dan Warung remang-remang lebih kurang 300 rumah.

" Penertiban ini semua terwujud berkat kerjasama semua pihak sektoral, baik Kapolsek, Danramil dan para tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda. Alhamdulillah sekarang rumah liar dan Warung remang - remang sudah bersih," ungkapnya.

Selain itu, camat menjelaskan juga pembinaan ke Desa-desa, pihaknya sedang menggalakan program produk unggulan setiap desa. Jadi Kecamatan Bagan Sinembah ada 15 Desa dan 2 Kelurahan.

" Alhamdulillah saat ini di Bagan Sinembah masing masing desa sudah memiliki ciri khas sendiri, ada desa Batik, desa Sapu Lidi, desa Cangkang dan masih banyak yang lainnya," bebernya.

Seperti Desa Bagan Sapta Permai kami namakan Desa Kepenghuluan Batik, karena motif batiknya sawit, selanjutnya Desa Bayangkara Jaya sapu lidi dengan penghasilan perbulan 12 ton sapu lidi.

Dijelaskannya, produk unggulan ini, digagasnya untuk upaya peningkatan ekonomi desa atau kepenghuluan, produk unggulan ini juga dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), sehingga pemasarannya dapat terkelola dengan baik, dan saat ini, secara bertahap ekonomi desa sudah mulai membaik," tuturnya.

Sakinah juga mengakui, dalam menjalankan tugas dan fungsi di wilayahnya masih terdapat banyak kekurangan. Walau demikian, ia masih berusaha untuk melakukan pembenahan dan peningkatan seluruh komponen.

"Proses untuk melakukan pembaharuan maupun perbaikan di bidang layanan publik tentu masih terus kita tingkatkan. Sejauh ini, pembenahan tersebut masih kita lakukan demi kenyamanan masyarakat," paparnya. Kim/Ir

KOMENTAR