Seorang Lansia Ditemukan Tewas, Diduga Berebut Harta

Senin, 17 Oktober 2016 08:49:19 1067
Seorang Lansia Ditemukan Tewas, Diduga Berebut Harta
Jenazah lansia yang ditemukan tewas diangkut petugas kepolisian

Pekanbaru, inforiau - Warga jalan Kuansing, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/10/2016) siang, pukul 11.32 WIB geger. Salah seorang warganya, Zulfah (54) ditemukan tewas terbaring di dalam kamarnya.

Jasad wanita yang diperkirakan sudah lanjut usia (lansia) ditemukan pertama kali oleh anak korban, Herianto (26) yang curiga karena sudah dari kemarin sudah tidak bisa dihubungi.

Setelah tiba di TKP, kondisi pintu rumah ibunya dalam keadaan terkunci. Karena dipanggil-panggil, tidak menyahut, anak korban langsung mendobrak pintu rumah dan mendapati ibunya tewas dalam posisi terbaring di kamar belakang.

Tim identifikasi Polresta Pekanbaru telah melakukan olah TKP. Puluhan warga sekitar tampak mengurumuni rumah korban. Belum diketahui penyebab pasti kematian korban. Polisi masih melakukan penyelidikan.

Pertengkarang korban, Zh alias Efa (54) dengan suaminya, Us masih diselidiki Polisi. Namun, dari keterangan sejumlah warga sekitar, uang ganti rugi perluasan landasan pacu bandara SSK II Pekanbaru yang diterima korban senilai hampir Rp500 juta diduga jadi penyebab cekcok dan berujung pada tewasnya Efa, Sabtu (15/10/2016) siang, pukul 11.32 WIB.

Hal tersebut diutarakan Ketua Rukun Tetangga (RT) 004, Pirngadi (57) kepada wak media di lokasi kejadian. "Tapi korban baru menerima uang ganti ruginya sebesar 85 persen. Karena dari pihak bandara, uang ganti rugi tersebut dibayarkan secara bertahap," kata Pirngadi.

"Sekitar enam bulan lalu, almarhumah (Efa) sempat datang menemui saya, mengeluh soal sikap suaminya dan sering bertengkar. Suaminya yang sekarang ini, suami ketiga almarhumah," tukasnya.IR

KOMENTAR