SMA Negeri 2 Kota Bukittinggi Menggelar Concurrentie Koning III

Jumat, 25 Oktober 2019 09:26:56 264
SMA Negeri 2 Kota Bukittinggi Menggelar Concurrentie Koning III
Peserta jenis lomba penaikan bendera saat memperagakan kebolehannya

BUKITTINGGI, IN FORIAU.co -- Ratusan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Sumatera Barat mengikuti berbagai lomba ektra kulikuler (ekskul) yang diadakan osis SMA Negeri 2 Kota Bukittinggi yang dimulai Kamis (24/10/2019) hingga Minggu (27/10/2019), kegiatan tersebut berlangsung sangat meriah dan semarak.

Kepala SMA Negeri 2 Ermizar,S.Pd,M.Si menjelaskan kepada wartawan MinangkabauNews, Kamis (24/10/2019) seusai pembukaan, kegiatan yang diadakan osis SMA Negeri 2 Kota Bukittinggi dinamakan concurrentie koning (perlombaan anak-anak raja) ke III, perlombaan yang digelar ini untuk membangun karakter masing-masing dan juga menjalin silaturahmi sesama siswa SMA sederajat di Sumatera Barat serta bagaimana sekolah melalui osis nya mampu membangkitkan, mengeluarkan gagasan-gagasan yang menunjang, sehingga nantinya mereka bisa mengorganisir sebuah kegiatan tanpa ada rasa persaingan.

Jenis cabang yang diperlombakan berkoloburasi ilmu, ada religi, debat dan pidato dengan bahasa Indonesia dan Inggris, passusbra, seni musik dan lainnya, semuanya itu ada 16 jenis cabang perlombaan. Siswa SMA Negeri 2 sendiri tidak ikut dalam perlombaan ini, lanjut Ermizar, karena siswa sekolah kami sebagai penyelenggara, sehingga nantinya hasil dari perlombaan lebih akurat, bahwa murni sebagai penyelenggara, ucap Ermizar.

Sementara itu ketua osis SMA Negeri 2 Kota Bukittinggi Muhammad Alfi Adnani mengatakan, kegiatan ini dimulai dari tahun 2017 sebanyak 5 jenis cabang perlombaan, di tahun 2018 sebanyak 13 jenis cabang perlombaan dan di tahun 2019 ini ditingkatkan menjadi 16 jenis cabang perlombaan diikuti 40 SMA sederajat di Sumatera Barat.

Adapun 16 cabang perlombaan pada kegiatan concurrentie koning III ini adalah, penaikan bendera, penurunan bendera, debate competition dan speech contest dalam bahasa Inggris, film pendek, fotografi, MSQ, Nasyid, festival band, anime contest dan pidato dalam bahasa jepang, debat bahasa Indonesia, LCCT, PBB bertongkat, pertolongan pertama, debat kasus. Sedangkan tema yang diusung pada kegiatan concurrentie koning III adalah "Sumpah Pemuda".

dijelaskannya, sumpah pemuda adalah tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia, momentum sejarah ini penting untuk dikenang kembali dan direaktulisasikan agar membangkitkan semangat pemuda pemudi bangsa Indonesia.

Kegiatan concurrentie koning III diadakan bulan Oktober yang bertepatan dengan sumpah pemuda, dan semua peserta lomba ini adalah pejuang-pejuang pemuda dari siswa siswa SMA yang memiliki semangat juang untuk mengikuti lomba, mereka semuanya memiliki tingkat juang yang tinggi dan pantang menyerah, ungkap Muhammad Alfi Adnani.

Raisa siswa kelas X salah seorang peserta dari SMA Negeri 1 Ampek Angkek Kabupaten Agam yang mengikuti lomba debate competition dan speech contest dalam bahasa Inggris menjelaskan mengikuti lomba ini untuk menambah wawasan berbahasa Inggris, dan juga untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari SMA Negeri 2 Kota Bukittinggi sebagai penyelenggara.

Tema dalam lomba pun menyangkut dengan kepemudaan, ini bagus sekali, karena pemuda kini merasa masa bodoh untuk masa depannya. Debat yang bernuansa kepemudaan mengartikan kepeduliaan kita sebagai pemuda harapan diri sendiri, kedua orangtua, agama, bangsa dan negara, pungkas Raisa. (Iwin SB)

KOMENTAR