Susah, Tapi Ini Untungnya Mengurangi Asupan Gula

Kamis, 16 Februari 2017 11:44:00 456
Susah, Tapi Ini Untungnya Mengurangi Asupan Gula
ilustrasi
Jakarta, Inforiau.co - Demi menjaga kesehatan, salah satu saran yang kerap dilontarkan adalah mengurangi asupan gula. Namun banyak dari kita yang tak menyadari seberapa banyak gula yang masuk ke tubuh.
 
Berdasarkan laporan dari University of North Carolina tercatat, rata-rata orang mengonsumsi 300 kalori dari gula tambahan setiap harinya. Sumbernya tak hanya berasal dari kue, permen atau minuman soda, tetapi juga dari sumber lain.
 
"Dari kemasannya, mereka mengaku sebagai produk yang menyehatnya, seperti salad dressing, saus pasta dan yogurt, tetapi aslinya kandungan gula mereka juga tinggi," kata Elyse Powell dari UNC.
 
Meski demikian, mengurangi asupan gula tidaklah semudah kelihatannya. Tetapi hal ini sepadan dengan besarnya keuntungan yang akan dirasakan lho. Berikut daftar manfaat berhenti makan gula, seperti dikutip dari Men's Health, Kamis (16/2/2017).
 
1. Mendorong kesehatan jantung
 
Mengurangi asupan gula dapat menurunkan risiko penyakit hingga tiga kali lipat. Menurut pakar, ini karena gula tambahan dapat meningkatkan kadar insulin secara kronis, yang kemudian memicu kenaikan tekanan darah serta detak jantung.
 
"Hanya beberapa minggu dikurangi, Anda akan melihat penurunan LDL atau kolesterol 'jahat' sebesar 10 persen serta trigliserida sebesar 20-30 persen," kata sang pakar.
 
2. Membersihkan kulit
 
Kebanyakan gula juga bisa memicu peradangan yang salah satunya berdampak pada munculnya jerawat. Sebuah studi menyebut, konsumsi soda kalengan setiap hari selama tiga minggu, tingkat peradangan dalam tubuhnya meningkat hingga 87 persen. Bayangkan bila Anda berhenti meminumnya, dijamin kulit Anda akan lebih bersih dari sebelumnya.
 
3. Menghindari diabetes
 
Selain mengganggu jantung, konsumsi gula tambahan juga mendorong penumpukan lemak di seputaran hati. Padahal kondisi inilah yang memicu resistensi insulin dan menurunkan kinerja pankreas yang lama-kelamaan dapat mengakibatkan diabetes.
 
Sebuah studi bahkan menyebut, mengonsumsi 150 kalori gula tambahan saja dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 11 kali lipat.
 
4. Memperbaiki pola tidur
 
Sadarkah Anda bahwa salah satu penyebab susah tidur di malam hari adalah konsumsi gula yang tinggi? Ini pulalah yang mengakibatkan seseorang sering merasakan kantuk di siang hari. Namun bila Anda menguranginya, maka Anda akan lebih terjaga di siang hari dan tidak kurang tidur.
 
5. Memperbaiki daya ingat
 
Sebuah studi yang dilakukan terhadap hewan di UCLA menyebut konsumsi gula tambahan yang tinggi dapat menurunkan daya ingat. Bila ini dibiarkan, dari waktu ke waktu hal ini dapat merusak 'koneksi' antarsel otak. Tak heran bila kemudian mereka yang suka makan manis tak jarang juga pelupa.
 
6. Menurunkan berat badan
 
Ketika Anda mengganti asupan gula dengan bahan makanan lain yang lebih menyehatkan seperti kacang-kacangan, maka kalori yang masuk ke tubuh juga tidak akan sebanyak ketika makan gula. Powell mencatat, mengurangi asupan gula sebanyak 200 kalori perhari sanggup memicu penurunan bobot sebanyak 5 kg hanya dalam waktu 5-6 bulan lho. Mau mencoba? dtc

KOMENTAR