BKKBN Perwakilan Riau Gandeng Media Gelar Forum Kehumasan Program KKBPK

Selasa, 13 November 2018 18:32:43
BKKBN Perwakilan Riau Gandeng Media Gelar Forum Kehumasan Program KKBPK

PEKANBARU - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau menggelar Forum Kehumasan Program Kesejahteraan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga (KKBPK) dengan mengundang para jurnalis mulai dari media cetak, online serta elektronik.

Adapun tema yang diambil yakni "Kita Tingkatkan Kerjasama Media Dalam Memberikan Informasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga".

Dalam pertemuan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau , Agus Proklamasi mengatakan melalui peran media apa yang menjadi program-program yang dicanangkan oleh BKKBN saat ini bisa terekpose sehingga bisa diketahui oleh masyarakat luas.

"Kami ucapkan terimakasih kepada media yang selama ini telah membantu BKKBN dalam memberikan informasi kepada masyarakat sehingga tersebar dengan luas. Sehingga untuk program KKBPK cukup sukses," ujarnya.

Biro Humas Organisasi dan Hukum BKKBN RI Ratna Juwita Razak mengatakan, dari segi kehumasan, pihaknya bertugas untuk mensosialisasikan semua program yang ada. Saat ini, tren bonus demografi sedang booming dan akan dicapai kurang lebih 10 sampai 15 tahun mendatang.

Hal inilah menurutnya perlu disampaikan melalui sosialisasi kepada seluruh masyarakat, agar masyarakat memahami tentang bonus demografi ini. Apa tantangan dan peluang, masyarakat harus mengetahui dan mereka tahu posisi ada dimana.

"Secara teknis, ketika ada kegiatan seminar, kami bagian salah satu mensosialisasikan ini. Termasuk mensosialisasikan kepada media, dan media sebagai perpanjangan tangan kami untuk menyampaikan kepada masyarakat luas," kata Ratna pada Pertemuan Forum Kehumasan, Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga, Selasa (13/11/2018).

Untuk itu Ia berharap seluruh program yang ada termasuk bonus demografi ini sampai kepada masyarakat. Sosialisasi ini menurutnya cukup efektif.

"Kami berharap, program-program yang ada termasuk bonus demografi itu dapat tersosialisasikan kepada masyarakat. Ini sangat efektif nanti secara teknis ada di provinsi. Tugas kami mensosialisasikan itu.

Saat ini Riau sudah bergerak masuk ke arah itu. Yang dilakukan provinsi memilah mana yang perlu dilakukan. Sehingga BKKBN punya kebijakan, dan mengejar dengan kegiatan. "Gendre kita sudah berjalan, dengan pembinaan remaja di Riau ini, mereka akan menggeliat. Inilah modal awal bahwa produk menuju bonus demografi," terangnya.

Kalau tidak disiapkan dari sekarang, Ia khawatir tidak akan mencapai bonus demografi. Sementara Riau itu daerah yang cukup kaya. "Tapi karena kondisional SDA sudah berkurang semua stakeholder mengeluh saya miris. makanya anak muda ini modal kita menuju ke sana," imbuhnya.Kim

KOMENTAR