BLH Kembali Usulkan Pembentukan KMS

Rabu, 13 Januari 2016 22:39:15 782
BLH Kembali Usulkan Pembentukan KMS
Pangkalan Kerinci, inforiau.co - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan segera terapkan Karhutla Monitor Sistem (KMS). Alat teknologi canggih ini manpu mendeteksi titik panas (hostspot) dan titik api. Dengan terpantaunya aktipitas panas dan titik api akan memudakan petugas memadankan api secepat dan sedini mungkin. 
 
"Wacana pembentukan KMS tahun 2015 lalu, disebabkan satu lain hal, maka di rencanakan tahun 2016 hal ini dapat direalisasikan," Sebut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pelalawan H Syamsul Anwar SH MH, Selasa (12/1) diruang kerjanya.
 
Ia mengatakan, pihaknya beserta pihak terkait,sejauh ini telah banyak cara yang telah di lakukan untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran, baik sosialisasi dilapangan, himbauan bahaya kebakaran. Terbaru diawal tahun 2016 ini langkah pencegahan yang akan dilakukan adalah membentuk Karhutla Monitor Sistem (KMS) di kantor BLH Pangkalan Kerinci. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pihaknya memantau dan menangani secara dini terjadi kebakaran hutan dan lahan diwilayah kabupaten Pelalawan.           
 
Dilanjutkan Syamsul Anwar, sesuai intstruksi Bupati pelalawan HM harris sebelumnya terkait penanganan karhutla di Daerah Kabupaten Pelalawan, maka pihak BLH Pelalawan dalam memudahkan penanganan karhutla di Pelalawan sehingga dalam tidak terlalu lama akan dipasang KMS dikantor BLH Pelalawan berupa Internetan terhubung  jaringan televisi sehingga akan memudahkan memantau terjadi karhuta diwilayah kabupaten pelalawan kedepannya.
 
”Terkait penanganan karhutala di Riau, BLH Kabupaten/kota se-Riau sudah menandatangani  MoU pada bulan 17 Desember 2014 dan  sepakat membentuk dan memasang KMS terrsebut. Nah untuk Kabupaten Pelalawan sendiri tahun 2015 lalu belum dapat direalisasikan.
 
KMS tersebut dibentuk sebut Syamsul, sebagai aksi daerah dalam implementasi BP Raddplus dengan para Pemda kabupaten/kota yang melakukan MoU pada bulan Desember tahun kemarin untuk membentuk KMS untuk memudahkan memonitoring Hotspot diwilayah didaerah masing-masing di Riau khususnya di Kabupaten Pelalawan ini.
 
”Melalui monitor dengan sistim KMS akan tepantau titik api, dengan demikian dapat ditanggulangi  secara dini ,”ujarnya disamping itu  tambah Kaban BLH ini juga telah membuat surat edaran penanganan karhutla di tengah masyarakat dalam satu atau dua hari kedepan ini akan dilayangkan pada seluruh SKPD dilingkup pemkab pelalawan, para Camat se-Pelalawan,Kades-Lurah  se-Pelalawan, para pelaku usaha, pertanian, perkebunan dan kehuatan. yang beroperasi di kabupaten Pelalawan.  
 
Disamping itu Kepala BLH juga mengatakan  berdasarkan data  dari BMKG Pekanbaru  menyebutkan bahwa kedepan ini akan memasuki musim kemarau. Untuk itu, pihak BLH menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan sekaligus diharap  peran aktifnya terutama masalah  karhutla ini. APR

KOMENTAR