BP3-RP Serahkan Usulan Resmi Pembentukan Provinsi Riau Pesisir

Kamis, 31 Maret 2016 10:35:00 768
BP3-RP Serahkan Usulan Resmi Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
Ketua Umum BP3-RP H Asri Auzar menyerahkan berkas usulan pembentukan Provinsi Riau Pesisir ke Wakil Ketua Komisi II DPR RI, HM Lukman Edy.
Pekanbaru, inforiau.co - Provinsi Riau Pesisir yang selama ini menjadi wacana, perjuangannya memasuki babak baru. Bertempat di Ruang Kaliandra Lantai II Gedung Graha Pena Riau, Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Riau Pesisir (BP3-RP) secara resmi menyerahkan berkas usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Riau Pesisir.
 
Berkas tersebut diterima langsung pimpinan Komisi II DPR RI, Ir HM Lukman Edy MSi, yang membidangi tentang pemekaran daerah otonom. Lukman Edy pada kesempatan itu mengatakan, langkah yang dilakukan BP3-RP tersebut sangat tepat.
 
Apalagi, kata mantan Menteri PDT ini, pihaknya baru saja merampungkan aturan tentang DOB. "Selama ini bukan kami tidak menyuarakan keinginan masyarakat Riau Pesisir ini, hanya saja usulan resmi dan satu lembar pun dokumen soal Provinsi Riau Pesisir tidak ada masuk ke DPR RI dan Kemendagri. Karena itu, isu tersebut tidak bisa menjadi pembicaraan tingkat pertama di DPR RI," ujar Lukman Edy.
 
Ketua Umum BP3-RP H Asri Auzar SH MSi didampingi Sekretaris Umum Eddy A Mohd Yatim mengatakan, pemekaran Provinsi Riau Pesisir adalah upaya untuk memacu kesejahteraan masyarakat yang berada di Riau Pesisir.
 
"Ini bukan persoalan suka atau tidak suka. Dengan kondisi dan perkembangan yang terjadi hari ini untuk memacu pembangunan, rentang kendali serta menjaga kedaulatan NKRI, Provinsi Riau Pesisir adalah sebuah jawaban yang tepat," tegas Asri Auzar.
 
Mengutip pernyataan Rospian (anggota DPRD Riau), tambah Asri Auzar, ibarat dalam keluarga, keluarga tersebut terus berkembang beranak dan bercucu. Hal itu, katanya, menjadikan rumah yang lama tidak muat lagi dan memerlukan rumah baru.
 
"Jadi meski keinginan masyarakat di Riau Pesisir ingin membentuk provinsi sendiri, Riau sebagai daerah induk tetap sebagai keluarga besar kita," ujarnya. RLS

KOMENTAR