Dua Kubu LAK Kampar Tidak Diakui Pemkab Kampar

Senin, 16 Oktober 2017 21:53:57 758
Dua Kubu LAK Kampar Tidak Diakui Pemkab Kampar
Bupati Kampar, Azis Zaenal beserta jajaran disambut dengan silat pada kegiatan kunjungan kerja di Teratak Rumbio
Rumbio Jaya, Inforiau.co - Bupati Kampar sangat miris melihat perpecahan yang terjadi di tubuh organisasi adat di Kabupaten Kampar. Bahkan, dia berharap agar para ninik mamak, ulama dan anak kemenakan bersatu membangun Kampar ke depannya. 
 
Hal ini ditegaskan oleh Bupati Kampar Azis Zaenal saat melakukan kunjungan kerja sekaligus syukuran kemenangan pada Pilkada Kampar yang lalu, Halaman Masjid Baiturrahman Desa Teratak Kecamatan Rumbio Jaya, Senin (16/10/2017). 
 
Turut hadir pada kegiatan tersebut, yaitu Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Sekda Kampar Drs Yusri MSi, Camat Rumbio Jaya Syamsuriansyah, Kapolsek Kampar, Danramil, Kapus Rumbio Jaya,  Kepala UPTD Dispora Rumbio Jaya,  Kades se-Kecamatan Rumbio Jaya, Tokoh masyarakat, Ninik mamak dan ratusan masyarakat, dan beberapa Kepala OPD kabupaten Kampar.
 
"Melihat kondisi di tengah masyarakat apalagi kondisi Para Ninik Mamak dan Ulama sendiri pun saat ini malah banyak mulai berbeda pendapat, hal ini kita lihat LAK (Lembaga Adat Kampar) saat inipun bisa terbelah dua"tegas Azis Zaenal. 
 
Mengawali sambutannya, Azis Zaenal memperkenalkan para kabinet kerja sebagai penggerak Pemerintahan Kampar dimulai dari Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susansatuto, Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si, Anggota DPRD Kampar Syahrul Aidi Muazad,Lc.MA, Hendra Yani, Habiburahman, Para kepala OPD,   Kapolsek Kampar, Danramil Kampar, Kepala UPTD P dan K, serta Para Kepala Desa Se-Kecamatan Rumbio Jaya.
 
Aziz Zaenal secara pribadi serta keluarga dan Wabup juga beserta keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Teratak, dimana pada Pilkada kemaren telah mendukung dan memilih dan mempercayakan Pasangan Azis Catur untuk membangun Kampar lima tahun kedepan.
 
Selanjutnya Azis Zaenal menyampaikan bahwa beliau tidak akan pernah mengintervensi ninik dan ulama, hanya saja melihat LAK Kampar saat ini terbelah dua, maka tak ada satu kubu pun yang diakuinya. Dia berharap agar permasalahan internal LAK Kampar itu cukup diselesaikan internal ninik mamak saja. 
 
"Untuk itu ninik mamak serta tokoh ulama untuk selalu bersatu membimbing anak kemanakan dan bersatu membangun Kampar, sebab ninik mamak juga merupakan salah satu kekuatan untuk membangun kampar,"kata Azis.
 
Demikian juga para ulama dipandang penting untuk membangun Kampar, dimana pembangunan fisik tidak akan ada makna apabila masyarakat tidak memiliki akhlak, untuk itu bimbingan para ulama juga sangat penting.jay

KOMENTAR