FPI Inhil: Boleh Dirikan Rumah Ibadah Asal Sesuai Aturan

Rabu, 22 Juni 2016 22:01:52 855
FPI Inhil: Boleh Dirikan Rumah Ibadah Asal Sesuai Aturan
Tembilahan, inforiau.co - Plt Ketua Front Pembela Islam (FPI) Inhil, H Nippo Suryadarma, buka suara terkait gejolak Gereja Parit 8 Jalan Harapan II Tembilahan. Katanya boleh mendirikan rumah ibadah asal tepat aturan.
 
"Barang siapa yang ingin membangun rumah ibadah, baik rumah ibadah apapun diperbolehkan asalkan melalui prosedur dan cukup syarat tidak melanggar aturan negara," sebut H Nippo Suryadarma.
 
Nippo Suryadarma menyebutkan sudah mengetahui masalah Gereja Parit 8 Jalan Harapan II Tembilahan beberapa tahun lalu.  Ia tegaskan agar segera ditindaklanjuti oleh pemerintah karena gejolak itu bisa terpanggil sendiri jika tidak ada perhatian.
 
"Kita tetap mengendepankan aturan yang tertuang pada SKB 2 Menteri, bukan hanya untuk Gereja yang di parit 8 saja aturan itu, tapi semua rumah ibadah yang ada di Indoneia, pihak pemerintahlah yang kita harapkan ketegasannya," tegasnya.
 
"Baik membangun Mushollah, Vihara, Gereja dan tempat ibadah lainnya tetap mengacu ke aturan SKB 2 Menteri," tambahnya.
 
Mengenai adanya aktivitas pengecatan yang dilakukan oleh penegak hukum beberapa hari yang lalu, ia menjelaskan, ini sama jatuhnya memancing keadaan yang lagi senyap.
 
"Saya sudah sampaikan kepada yang sudah beraktivitas kemarin agar tidak mencoba melanggar aturan yang ada. Disitu jelas tertera ada segel, dan jangan lagi dilakukan apa-apa, kita berharap agar menjunjung aturan kita bersama," ujarnya.  IKC

KOMENTAR