Gadis Tuna Rungu Dirudapaksa Empat Pria di Rumah Kos-kosan, Keluarga Melapor Begini Kronologinya

Kamis, 07 November 2019 10:39:23
Gadis Tuna Rungu Dirudapaksa Empat Pria di Rumah Kos-kosan, Keluarga Melapor Begini Kronologinya
ilustrasi.

MEDAN kanalsumatera.com - Seorang gadis tuna rungu berusia 18 tahun di Kota Medan mengalami nasib tragis dalam hidupnya.
Dia mengalami rudapaksa hingga dianiaya empat orang pria di rumah kos-kosan yang berada di kawasan Jalan Bilal Ujung.
Tak Terima dengan perbuatan para pria itu, pihak keluarga gadis tuna rungu sebut saja namanya Mawar, membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Yusuf salah seorang kerabat korban menuturkan aksi bejat para pria itu bermula dari perkenalan korban dengan salah seorang pelaku berinisial JJ.
Korban berkenalan dengan pelaku di media sosial Facebook. Perkenalan pun berlanjut dengan chatting dan sepakat untuk kopi darat (bertemu).
Mereka pun akhirnya sepakat bertemu di Jalan Kamboja Dusun I Lau Dendang, tak jauh dari rumah korban.

"Dengan dalih hendak berjalan-jalan, pelaku membawa korban ke sebuah rumah kos-kosan di Jalan Bilal Ujung," kata Yusuf di Polrestabes Medan, Rabu (6/11/2019).
Setelah tiba di lokasi, pelaku langsung menyeret korban hingga masuk ke dalam kamar.
Namun dikarenakan korban berontak, pelaku langsung menampar dan membanting korban ketempat tidur.

Melihat gadis itu tak berdaya, dua orang dari empat orang pelaku langsung menindih dan merudapaksa korban hingga terkulai lemas.
"Melihat hal itu, pelaku pun berhenti dan disaat itulah korban berontak dan melarikan diri keluar dari kamar pelaku," bebernya.
Masih kata Yusuf, akibat penganiayaan dan pemerkosaan tersebut, korban terlihat lemas dan tubuhnya penuh luka.

Dijelaskan Yusuf, saat korban pulang kerumah, terlihat celananya koyak, kakinya luka-luka. Ternyata saat di tanya, dia sempat kabur dari rumah kosan tersebut dan sempat tertangkap lagi sama pelaku.
"Saat dibawa naik kereta (sepeda motor), korban sempat lompat dari atas sepeda motor karena takut diperkosa kembali," urainya.
Yusuf menceritakan korban selamat sampai di rumah karena di bantu oleh pengendara Ojol. Sopir Grab menolongnya hingga sampai dirumah. Sekitar pukul 24.00 WIB dia sampai dirumah.

"Saat itu langsung kami lapor ke kantor Polisi, tapi karena sudah malam, kami diarahkan melapor pagi harinya, ya hari ini," jelas Yusuf.
Lebih lanjut, Yusuf berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku yang diketahui berjumlah 4 orang tersebut.
"Semoga pihak Kepolisian segera menangkap pelakunya," harap Yusuf.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto berjanji akan menindak lanjuti kasus pelecehan seksual tersebut.
"Nanti akan kita tindaklanjuti dengan baik kasus tersebut," tegas Eko.

KOMENTAR