Jefry Noer: Pahami Makna Harganas

Selasa, 06 September 2016 08:55:32 960
Jefry Noer: Pahami Makna Harganas
Bupati Kampar H Jefry Noer SH saat penyerahan hadiah penerima penghargaan KB 20 tahun pada puncak peringatan Harganas XXIII Tingkat Kabupaten di Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, Kamis (1/9).

Kampar, inforiau - Banyak hal kegiatan yang selalu dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar pada setiap tahunnya, akan tetapi dalam peringatan Hati Keluarga Nasional merupakan kegiatan yang harus diketahui dan diikuti masyarakat dengan memahami makna dari Harganas yang sesungguhnya.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Kampar H Jefry Noer SH pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional XXIII tingkat Kabupaten Kampar di Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, Kamis (1/9).

Jefry Noer menjelaskan, acara peringatan Harganas yang XXIII tingkat Kabupaten mengeluarkan biaya yang sangat besar. Dimana dana tersebut merupakan dana dari masyarakat untuk masyarakat, makanya sangat perlu Harganas ini dipahami oleh masyarakat maknanya.

"Kita ketahui dalam peringatan Harganas ini, kita telah mencangkan Kampung Keluarga Berencana (KB), untuk itu perlu sekali program dalam Kampung KB ini disosialisasikan di tengah masyarakat. Bahwa dalam Kampung KB diprogramkan "dua anak cukup"," ujarnya.

Untuk itu, lanjut orang nomor satu di Kampar tersebut, Pemda Kampar dalam menyambut pencanangan Kampung KB dalam peringatan Harganas dengan program lima pilar pembangunan kabupaten Kampar. Dimana dalam hal ini yang utama peningkatan ahlak dan moral diutamakan. Sebab apabila akhlak moral pemimpin, orang tua sudah baik, maka ahlak anak-anak akan mudah dibentuk.

Dengan demikian, Jefry Noer berharap kepada masyarakat yang telah memiliki anak lebih dari dua, melalui Harganas mengharapkan untuk menjaga anak tersebut dengan baik jagan sampai terjerumus bahaya penyalahgunaan narkoba. Apabila anak dari baik sudah mulai jahat, rajin mulai malas serta pintar mulai bodoh, segera cek kepribadian anak tersebut. Kemungkinan sudah terjerumus dalam bahaya narkoba.

Dengan demikian dalam sekali lagi Jefry Noer berharap untuk memperbanyak sosialisasi tentang KB serta pergaulan anak. Khusus di lingkungan sekolah-sekolah lakukan razia setiap saat serta larangan menjual Lem Cap Kambing kecuali toko-toko bangunan. Sebab apabila anak-anak sudah menyalahgunakan benda tersebut maka mereka akan hancur kehidupan dan masa depannya.

Kepala BKKBN Provinsi Riau Yendrizal Makmur yang hadir pada acara tersebut dalam sambutannya menyampaikan, acara ini adalah acara untuk masyarakat. Sebab sesuai dengan acara ini adalah "peringatan hari keluarga nasional".

Dengan demikian sangat perlu dipandang dalam acara untuk lebih mensosialisasikan tentang pencanangan Kampung KB terkait dua anak cukup.

Sementara itu Ketua Panitia pelaksana kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional, Hj Eva Yuliana SE, menyampaikan bahwa dipandang perlu dalam pencanangan Kampung KB untuk meningkatkan peran serta seluruh stakeholder dalam program KB atau UP2K.

Untuk diketahui bahwa pada puncak peringatan Harganas XXIII 2016 berbagai kegiatan dan pementasan juga dilakasnakan. Termasuk juga kegiatan pelayanan KB gratis dan pelayanan kesehatan gratis. Sebelumnya ketua TP-PKK Kampar tersebut juga menjelaskan berbagai kegiatan dan perlombaan telah dilaksanakan berbagai kegiatan dan penilaian. (Humas Kampar/ADV)

KOMENTAR