Kekhalifahan Ujung Bukik Dukung Zulfan Hamid Pimpin Kampar

Kamis, 19 Mei 2016 10:01:49 810
 Kekhalifahan Ujung Bukik Dukung Zulfan Hamid Pimpin Kampar
Zulfan Hamid

Kampar, inforiau - Kekhalifaan Ujung Bukik yang menaungi tiga desa Tanjung Belit Selatan, Tanjung Belit dan Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu menyatakan dukungan penuh kepada Zulfan Hamid untuk memimpin Kampar 5 tahun kedepan.

Zulfan Hamid, putra asli kelahiran Kecamatan XIII Koto Kampar masih memiliki ikatan tali darah persaudaraan kontan dengan Kenegerian Kampar Kiri yang berada dalam lingkup Kerajaan Datuk Besar Gunung Sahilan.

Birokrat handal berpengalaman selama puluhan tahun itu diharapkan masyarakat bisa memajukan negeri serambi Makkah.

"Zulfan Hamid saudara kami. Pastilah kami mendukung saudara kami sendiri. Pak Zulfan Hamid adalah penyelamat Kampar," ungkap Khalifah Datuk Bandaro Eko Rusnanda yang menyambut langsung kedatangan Zulfan Hamid meski dalam kondisi hujan deras di penyeberangan ponton Pulau Pencong Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Eko mengungkapkan, harapan masyarakat Kekhalifahan Ujung Bukik yang berjumlah sekitar 900 keluarga begitu besar kepada Zulfan Hamid untuk memimpin Kampar.

Apalagi masyarakat merasa sangat tersanjung lantaran Zulfan mau meluangkan waktu memenuhi undangan pesta pernikahan salah seorang cucu tokoh masyarakat Pulau Pencong di Rumah Siompu yang merupakan rumah besar Kekhalifahan Ujung Bukik.

"Ini kehormatan besar bagi kami. Zulfan Hamid hadir di acara pernikahan anak kemenakan kami. Pemimpin seperti Zulfan akan membawa perubahan besar yang lebih baik di Kampar," ungkapnya.

Senada dengan itu, tokoh Pulau Pencong Mashudi mengatakan, Zulfan Hamid layak memimpin Kampar. Selain mempunyai riwayat historis yakni ikatan darah dengan masyarakat di Kenegerian Kampar Kiri, pengalaman Zulfan Hamid di dunia birokrat yang telah teruji diyakini dapat memperbaiki kehidupan masyarakat secara luas.

"Harapan kami Pak Zulfan bisa mewujudkan jalan tembus sepanjang 17 kilometer dari Pulau Pencong menuju Lipat Kain Lubuk Agung. Jalan tembus ini menghemat waktu sekitar 30 menit dari jalan lintas Kampar Kiri. Dengan dibangun itu, masyarakat Pulau Pencong tidak perlu lagi menyeberang ponton di Sungai Subayang," paparnya.

Menanggapi harapan itu, Zulfan Hamid mengatakan dirinya akan berjuang sekuat tenaga untuk bisa mewujudkan keinginan warga di Kekhalifahan Ujung Bukik.

"Saya akan berusaha memenuhi harapan masyarakat. Ini semua untuk kemajuan Kampar yang lebih baik di masa akan datang," ujarnya.

Dukungan penuh Kekhalifahan Ujung Bukik yang merupakan bagian dari riwayat Kerajaan Datur Besar Gunung Sahilan makin mematangkan langkah Sekda Kampar tersebut untuk meraih posisi sebagai orang nomor satu di Kampar. GR

KOMENTAR