Pakar Lingkungan Soroti Tumpukan Sampah di Bantaran Sungai Kampar

Selasa, 21 Juni 2022 16:22:18
Pakar Lingkungan Soroti Tumpukan Sampah di Bantaran Sungai Kampar

Kampar - Pakar lingkungan soroti tumpukan sampah di bantaran Sungai Kampar. Seperti yang terlihat di Desa Tambang, Kecamatan Tambang. Tumpukan sampah ini merusak lingkungan dan ekosistem.


Hal itu disampaikan pakar lingkungan, Dr. Elvriadi ke Info Riau pada Selasa(21/06/22). Dia menyebut kondisi ini tak boleh dibiarkan terus menerus.

"Posisi sampah menumpuk di tepi Sungai Kampar itu sungguh rawan menimbulkan pencemaran ganda. Sampah itu sendiri bila menumpuk menimbulkan penyakit dan bau tak sedap dan juga jika sampah itu dibawa angin, masuk ke sungai timbul pencemaran sungai" ungkapnya.

Ia juga memaparkan dampak dari keberadaan sampah di bantaran sungai bagi masyarakat yang mandi di sungai akan menimbulkan diare bila terakumulasi dalam organ pencernaan.

"Bakteri E Coli maupun limbah yang terbentuk oleh tumpukan sampah mencemari tanah dan air tanah sehingga air sungai turut tercemar. Sehingga masyarakat harus disiplin dan menjaga norma-norma adat sesuai petunjuk ninik mamak" paparnya.

Kemudian Dr. Elvriadi yang juga dosen UIN Suska Riau ini pemerintah daerah dan pemerintah setempat agar dapat memperhatikan tumpukan sampah tersebut, selain berdampak ke lingkungan, tumpukan sampah ini juga berdampak ke kesehatan masyarakat.

"Kita minta Dinas LH Kabupaten Kampar dan pemerintah setempat jangan lengah. Segera atasi sebab dampaknya bagi masyarakat sangat luar biasa, kan payung hukumnya sudah jelas.

"Perda tentang sungai bisa dikenakan bila membuang sampah dibantaran/tebing sungai" paparnya.

Dan juga ia memberikan solusi terhadap tumpukan sampah sehingga Sungai Kampar terjaga dan terawat dan menghasilkan kenyamanan oleh mata memandang.

"Seharusnya dijadikan greenbelt sepanjang aliran sungai Kampar. Bantaran sungai (50-100 m) ditanami tanaman kehidupan, Seperti pohon penyerap air agar air sungai kampar stabil" tutupnya. (Dre)

KOMENTAR