PEKAT IB Pekanbaru Ajak Pemuda Jadikan NKRI Menjadi Harga Mati Dalam Mengisi Pembangunan

Senin, 31 Oktober 2016 01:26:46 1975
PEKAT IB Pekanbaru Ajak Pemuda Jadikan NKRI Menjadi Harga Mati Dalam Mengisi Pembangunan
Bendahara PEKAT IB Pekanbaru - Eka Putra Puga.jpg

Payung Sekaki, inforiau - Tiadalah mereka dikatakan sebagai seorang pemuda sejati apabila ia masih megandalkan orang tua atau keluarganya. Tetapi, pemuda sejati itu adalah pemuda yg mampu menunjukan kemampuan dan kompetensi diri pribadinya.

Begitulah selogan yang disampaikan Bendahara Pembela Kesatuan Indonesia Bersatu (PEKAT IB) Kota Pekanbaru, Eka Putra Puga, Jumat (28/10) bersempena memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke 88 tahunnya. Dalam memperingati hari sumpah pemuda yang ke 88 tahun, Ia berharap agar seluruh pemuda pekanbaru memiliki daya saing di era globalisasi ini.

"Kita harapkan, sempena memperingati hari sumpah pemuda ke 88 tahun ini, semoga pemuda Pekanbaru khususnya dan pemuda Indonesia umumnya semakin berjaya, menjadi pemuda yang tangguh, berwawasan yang tinggi, serta berdaya saing," ujarnya.

Dalam hal ini pula, selaku anggota PEKAT IB Kota Pekanbaru mengajak agar pemuda Pekanbaru terus bangkit, dalam upaya memangun Negeri, dengan harapan agar Bangsa ini menjadi negeri yang bermarwah, bangsa yang mandiri dengan semangat persatuan sumpah pemuda.

"Hari sumpah pemuda yang ke 88 ini, merupakan momentum untuk pemuda untuk terus bangkit dalam menggapai cita-cita dari para perjungan bangsa dan Negara, sebagai mana yang tertuang di dalam UUD 1945, serta membentuk generasi pemuda yang berkarakter, mandiri serta profesional," tambahnya lagi.

Pada kesempatan ini pula, Eka sedikit mengutip selogan yang disampaikan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno yang menyebutkan bahwa 'Beri aku seribu orang tua, maka akan aku cabut semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncangkan dunia'.

"Segala pembangunan di Negeri ini, itu terletak pada pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu kami mengajak, marilah menjadi pemuda yang tangguh, berdaya saing, serta memiliki wawasan tinggi, dan yang terpenting disini adalah menjadikan NKRI menjadi harga mati dalam membela tanah tumpah darah Indonesia," serunya. iin

KOMENTAR