Perlu Pedekatan Politik Untuk Tingkatan Status Objek Wisata Bono

Selasa, 12 Januari 2016 22:45:25 821
Perlu Pedekatan Politik Untuk Tingkatan Status Objek Wisata Bono
Pangkalan Kerinci, inforiau.co - Kepala Badan Perencanaan Kabupaten Pelalawan (Bappeda) berharap adanya dukungan politik dalam meningkatan status Kawasan Objek Wisata Gelombang Bono di teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Dukungan politik tersebut nantinya dapat diharapkan menjadikan objek bono menjadi Kawasan Objek Nasional. 
 
"Saya pikir usaha yang dilakukan pemerintah saat ini harus didukung oleh kekuatan politik. Sebab dua unsur ini sangat di perlukan dalam usaha melakukan pendekan serta lobi-lobi terhadap pemerintah pusat,"jelas Ir Muhammad Syahrul Syarif Kepala Bappeda Pemdakab Pelalawan, Senin (11/1) kemarin di Pangkalan kerinci   
 
Pendekatan tersebut lanjut Ir Muhammad Syahrul Syarif, adalah guna merebut program pemerintah pusat yang di beayai melalui anggaran APBN.
 
"Syaratnya ya itu, objek wisata bono wajib ditingkatkan statusnya menjadi kawasan objek wisata nasional, jika statusnya masih seperti biasa maka sangat sulit mengharapkan anggaran pusat,"ujarnya.
 
Untuk itu, tidak ada jalan lain selain menyatukan kekuatan antara pihak eksekutif dan legeslatif guna melobi pemerintah pusat. 
 
"Sebab Pendekatan yang selama ini yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemdakab) Pelalawan belum maksimal, maka untuk itu di perlukan pendekatan-pendekatan yang bersipat politik. jadi sekali lagi saya harapakan dua pihak ini melakukan pendekatan politik kepada pemerintah pusat, agar peningkatan status objek wisata tersebut  dapat di amimkan pemerintah pusat, kalau bisa tahun 2016 ini hal itu bisa dapat terealisasi,"Ir Muhammad Syahrul Syarif
 
Sementara itu usaha yang telah dilakukan Pemdakab lanjutkan Ir Muhammad Syahrul Syarif, adalah dengan melakukan pertemuan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat, Dr.Ir.Mochamad Basoeki Hadimoeljno M.Sc. untuk membicarakan langkah-langkah pembangunan akses jalan lintas bono yang harus dilakukan Pemdakab Pelalawan. Kemudian  pihak Pemdakab juga menjumpai menteri Pariwisata Arief Yahya, serta kepala PPN/Bappenas Adrinof chaniago. Pertemuan itu sendiri di lakukan guna membahas serta mencari formula, agar pembangunan fasilitas wisata bono secepatnya dapat terwujud.
 
"Memang, pertemuan yang dilakukan dengan beberapa menteri di Jakarta tersebut didapat banyak masukan. Salah satunya adalah, bangaimana cara meningkatkan status objek wisata bono menjadi sebuah Kawasan Objek Nasional, dari pembicaraan tersebut, Pemdakab Pelalawan diberikan beberapa kemudahan akses dalam melakukan koordinasi keberapa kementerian yang bersangkutan,"jelas Ir Muhammad Syahrul Syarif.
 
Ditambahkan Ir Muhammad Syahrul Syarif, peningkatan status objek wisata bono sangat perlu dilakukan. Sebab peningkatan status tersebut sangat erat kaitan anggaran untuk pembangunan.
 
"Kalau hanya mengandalkan dana ABPD Pelalawan, maka pembungunan akan sangat lambat terealisasi, sabab anggaran APBD Pelalawan setiap tahunnya sangat terbatas, maka solusinya kita harus menarik anggaran pusat melalui dana APBN, caranya tentu meningkatkan status bono menjadi kawasan Objek wisata nasional, usaha itu akan berhasil jika didukung oleh setiap elemen masyarakat, baik itu datang dari Pemdakab Sendiri, maupun dari pihak perwakilan kita yang duduk di DPRD, DPRD provnsi, DPR Pusat serta perwakilan kita di DPD,"tutup Ir Muhammad Syahrul Syarif. APR

KOMENTAR