Tak Terima Difoto Wartawan, Hakim Mengamuk

Rabu, 23 Maret 2016 23:24:16 768
Tak Terima Difoto Wartawan, Hakim Mengamuk
Bengkalis, Inforiau.co - Majelis Hakim yang sedang memimpin sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Rabu (23/3) kemarin mendadak marah dan membentak salah seorang wartawan. Persoalannya sepele, hanya karena sang jurnalis mengambil gambar suasana sidang melalui telepon selularnya.
 
Hal itu dialami salah seorang wartawan Posmetro Mandau Biro Bengkalis, Sukardi. Ketua Majelis Hakim Fitrizal Yanto, SH, yang menjabat sebagai Wakil Ketua PN Bengkalis tersebut, membentak dan marah, dengan alasan dirinya melihat ada yang mengambil gambar tanpa izin.
 
"Sini-sini kau, berdiri di tengah. Kenapa mengambil foto di ruang sidang ini, kau anggap kami yang ada di meja ini patung. Kalau mau foto-foto kau ambil foto rumah dinas bupati sana, jangan ambil di ruangan ini, karena kalau di ruangan ini harus izin dulu, bisa saya tangkap kamu, lihat disana ada polisi dan jaksa," sebut Fitrizal Yanto dengan nada marah dan membentak.
 
Tak hanya sampai disana, setelah wartawan sudah mengucapkan permohonan maaf dan mengucapkan siap salah berkali-kali karena tanpa izin dirinya mengambil gambar meski tanpa pencahayaan dan suara, bahkan hakim tersebut juga langsung menahan kartu pers.
 
"Siap salah, siap salah tak ada siap-siap salah. Saya suruh nanti Polisi dan Jaksa tangkap kamu, dari wartawan mana kamu, kayak intel saja. Curi-curi gambar," bentaknya dengan nada tinggi.
 
Sementara itu, menurut Sukardi, Wakil Ketua PN  Bengkalis Fitrizal Yanto juga menahan kartu pers miliknya, meskipun diminta dengan sopan, justru hakim arogan tersebut tidak mau mengembalikannya, dengan alasan yang tidak jelas.
 
"Saya sudah minta maaf dengan tindakan ini, tapi tetap saja. Hakim itu menahan kartu pers saya. Saya tidak terima dengan sikap hakim yang terlihat arogan, membentak-bentak di ruang sidang, padahal saya tanpa sengaja mengambil gambar, itu pun berlangsung dengan fitur silent," ungkap Sukardi petang kemarin.
 
Menurutnya, sikap hakim tersebut memperlihatkan bahwa, hakim tidak bisa menahan emosi. Harusnya dia tidak marah seperti itu, tapi tegur saya dengan kalimat-kalimat yang menegaskan dilarang mengambil gambar dengan kamera handphone di ruang persidangan.
 
"Oleh karena itu, dengan sikap arogansi Wakil Ketua PN Bengkalis tersebut, saya akan segera melaporkan ke Polres Bengkalis, lantaran selain sudah melecehkan wartawan, juga telah merampas  Kartu Pers saya, yang sampai saat ini belum juga dikembalikan.
 
Peristiwa itu terjadi saat Ketua Majelis Hakim Fitrizal Yanto memimpin persidangan perkara pembunuhan dengan empat terdakwa di Kecamatan Pinggir, Rabu (23/3) petang, sekitar pukul 17.00 WIB, dalam agenda sidang keterangan terdakwa, dan saksi mahkota. NTO

KOMENTAR