Total Empat Bom Jaringan Teroris Rabbial Dimusnahkan Jibom Gegana Brimob Polda Sumut

Kamis, 21 November 2019 15:18:35
Total Empat Bom Jaringan Teroris Rabbial Dimusnahkan Jibom Gegana Brimob Polda Sumut
Polisi disposal bom kaleng sarden dengan cara didiscrafter.

inforiau.co - Sebanyak empat unit bom telah diamankan oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Polda Sumut, dalam penelusuran jaringan terduga pelaku bom bunuh diri yang beraksi di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) lalu.
Untuk para pelaku, sebanyak 30 orang yang diduga terlibat dalam kasus bom bunuh diri di Polrestabes Medan telah diamankan. Tiga pelaku meninggal dunia termasuk yang pelaku RMN.
Sebelumnya, pada Senin (18/11/2019) dua unit bom dimusnahkan yang merupakan barang bukti pasca bom di Polrestabes Medan. Bom ditemukan di tambak AM Yanto di Kampung Sicanang.

Barang bukti yang di disposal dua paket. Satu paket pipa bom L besi yang sudah terangkai dalam arti kata empat unsur bom sudah ada.
Kedua satu paket bom dengan casing kaleng pilox yang sudah terangkai sama dengan yang pertama tadi unsur bom sudah ada. Karena ada handak, inisiator, switch dan ada baterai.
Untuk barang kedua yang dimusnahkan, berbentuk serbuk akan di bakar. Barang bukti itu juga ditemukan dirumah Yanto.

Terdapat serbuk warna putih ada di meja dan nitrat 5 kg. Serbuk belerang 500 gram. Serbuk warna cokelat pupuk NPK seberat 1 kg dan pupuk kalium nitrat seberat 2 kg.
Bentuk-bentuk serbuk ini tidak diledakkan tapi disposalnya berbentuk di bakar. Untuk disposal dua bom berdaya ledak low eksplosif.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan disposal terhadap dua jenis barang bukti. Pertama dua kontainer bom yang sudah terangkai.
Kemudian satu lagi pemusnahan bahan-bahan yang digunakan untuk merangkai kontainer yang digunakan.

"Ada dua jenis yang pertama bentuk kaleng dan satu lagi bentuk di dalam pipa paralon yang sudah di rangkai dan di beri perekat salasiban," kata Agus di TKP disposal, Senin (18/11/2019) lalu.
"Ini sempat dibuang jaringan pelaku ke sungai dan kemarin berhasil ditemukan pada saat penelusuran oleh tim yang mencari barang bukti. Barang-barang ini kita sita dari salah satu TKP yang ada di Sicanang," jelas Agus.
Teranyar, dalam pengembangan polisi kembali temukan bom dalam kaleng sarden di tambak milik Habibullah, salah seorang tersangka kasus bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan.

Bom itu didiscrafter atau diceraiberaikan pada Kamis (21/11/2019) pagi dan hasilnya ditemukan potongan besi dan baut.
Lokasi discrafter itu dilakukan hanya beberapa meter dari lokasi disposal dua bom sebelumnya, di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang.
Pelaksanaan discrafter berlangsung cepat. Tepat pukul 09.00 WIB, asap tipis mengepul di atas bom yang dijinakkan itu. Berbeda dengan saat disposal pertama, dimana area dekat lokasi dipenuhi masyarakat yang penasaran. Sekarang tak begitu banyak warga yang menonton dari kejauhan.

Kasubden Jibom Gegana Brimob Polda Sumut, AKP Daud Pelawi mengatakan, bahan peledak (handak) itu disimpan dalam kaleng sarden.
"Bahan peledak ditemukan di tambak milik Habibullah di Canang Kering, Belawan," kata Daud dilokasi disposal, Kamis (21/11/2019).
"Bom itu disembunyikan di dalam tanah sedalam 30-40 sentimeter, sekitar 100 meter dari rumahnya," sambungnya.

Dijelaskan Daud disposal yang kedua ini beda dengan yang dilakukan kemarin, dihancurkan. Disposal kedua bom dicerai beraikan dan hasilnya ini ada kaleng sarden, kabel switch, indikator dan handak. Dalam hal ini pihaknya hanya bantuan teknis.
Pihaknya menangani temuan-temuan yang bersifat bom. Hal tersebut dikatakannya saat ditanya berapa jumlah bom yang ditemukan dan apakah masih ada lagi bom yang lain.
"Kita hanya penanganan dalam penjinakan saja," ujarnya.

Diterangkan Pelawi bom yang baru saja didiscrafter daya ledak termasuk low (rendah). Namun demikian, pihaknya tidak berbicara besar kecilnya, tetapi jumlahnya. Apakah ada kaitannya dengan bom yang kemarin, dia memastikan ada keterkaitan.
Daud sempat menunjukkan empat bungkus plastik yang masing-masing berisi kabel, sejenis bubuk, kaleng, dan potongan besi serta baut.
"Dibanding yang kemarin ini bentuknya beda, tapi bahannya secara sistem mekanisnya hampir sama," jelasnya.

KOMENTAR