Uyung Rahmat: Membangun Desa itu Butuh Keikhlasan Diri

Rabu, 10 Juli 2019 10:49:57
Uyung Rahmat: Membangun Desa itu Butuh Keikhlasan Diri
Uyung Rahmat

Rumbio Jaya, Inforiau.co - Uyung Rahmat S.Ikom Kepala Desa Pulau Payung menjabarkan trik dirinya sebagai kepala desa 5 tahun lebih sejak dirinya dilantik 2013 silam.

Banyak suka dan duka sebagai pemimpin terlebih sekelas desa yang notabene bersentuhan langsung dengan masyarakat luas.

Karakter masyarakat di desa itu sangat banyak 'macamnya'. Sehingga di situlah sebagai Kades harus bisa menempatkan diri sebagai orang yang di tuakan dalam bidang pemerintahan.

Meskipun demikian pola pemimpin itu tak menyerah hanya sampai di situ saja sebagai manusia tentu banyak orang yang kadang senang dengan kebijakan atau atau ada yang merasa terzholimi dengan kebijakan kita.

Ini tentunya sudah pasti terjadi di tengah masyarakat,namun disinilah letak keikhlasan diri dalam memimpin.

"Sebagai kades sudah cukup banyak yang dilakukan demi kemajuan desa terlebih tentang infrastruktur,baik itu rumah layak huni ataupun lainnya yang manfaatnya dirasakan langusung oleh masyarakat luas." jelas Uyung saat dijumpai di ruang kantornya pada Rabu (10/11/2019) pagi.

Sebagai kepala desa, pemimpin paling bawah di jajaran pemerintahan maka banyak puji dan umpatan yang akan di rasakan, akan tetapi apapun yang terjadi ikhlas dalam memimpin dan membangun desa merupakan salah satu tujuan utama diri Uyung.

Kepada Inforiau, kades yang punya inovasi dan gagasan membangun desanya mengatakan bahwa masih banyak yang perlu dibenahi di desanya.
Untuk mencapai tujuan tersebut tentu diperlukan kekompakkan antara pemuka pemuka adat, agama, dan tokoh masyarakat lainnya yang bersinergi dengan kades supaya apa yang menjadi tujuan bersama bisa tercapai.

"Dalam memimpin tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak orang suka tentu banyak yang tidak. Disinilah momentum sebagai seorang pemimpin mengolah kebijakan secara bersama dengan Para masyarakat agar apa yang di cita citakan terwujud sebagaimana mestinya" tutup Uyung
g. hen

KOMENTAR