Waw..! Indonesia Juara Group Kalahkan Malaysia

Jumat, 17 Februari 2017 10:51:00 483
Waw..! Indonesia Juara Group Kalahkan Malaysia
: Anggia Shitta Awanda/Tiara Rosalia Nuraidah
Ho chi minh, Inforiau.co - Indonesia tampil sebagai juara Grup B di Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2017. Posisi itu didapat setelah Indonesia mengalahkan Malaysia 3-2 pada pertandingan kedua.
 
Ganda putra Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira menjadi penyumbang poin pertama untuk Indonesia pada pertandingan di Nguyen Du Cultural Sport Club, Ho Chi Minh, Kamis (16/2/2017). Ade/Wahyu mengalahkan Teo Ee Yi/Ong Yew Sin lewat rubber game 21-11, 17-21, dan 22-20.
 
Poin kedua disumbangkan oleh tunggal putri Gregoria Mariska. Atlet asal klub Mutiara Bandung ini mengalahkan Lee Ying Ying, juga dengan tiga game 21-8, 16-21 dan 21-15. 
 
Namun, Indonesia kalah di partai ketiga. Tunggal putra Firman Abdul Kholik harus mengakui keunggulan Lim Chi Wing dengan skor 19-21 dan 15-21.
 
Kemenangan Indonesia ditentukan oleh ganda putri Anggia Shitta Awanda/Tiara Rosalia Nuraidah. Anggia/Tiara sukses menundukkan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean 21-19 dan 21-18.
 
Pada partai terakhir yang mempertandingkan nomor ganda campuran, Indonesia kalah. Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja menyerah dari Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai dengan skor 16-21 dan 16-21.
 
"Yang pertama pastinya kami bersyukur bisa menang dari Malaysia dengan skor 3-2. Secara umum sudah baik, walaupun ada yang masih kurang maksimal. Firman harusnya bisa lebih berani ambil keputusan di lapangan. Di game pertama dia terlalu banyak menyerang, kurang bisa sabar. Di game kedua sudah mulai berani, tapi terlambat. Sementara Edi/Gloria mungkin karena sudah lama nggak berpasangan, jadi kadang suka miss di lapangan," ujar manajer tim Indonesia, Lius Pongoh, kepada badmintonindonesia.org.
 
Sebagai juara Grup B, Indonesia masih menunggu lawan di babak perempatfinal yang akan diundi pada malam ini.
 
"Masalah lawan di babak berikutnya kan belum tahu. Tapi saya menekankan kepada atlet yang main, fokus utama bukanlah pada hasil akhir pertandingan. Tapi bagaimana prosesnya di lapangan. Mereka harus bisa memberikan penampilan terbaik," ujar Lius. dtc
 

KOMENTAR