5 Alasan Nonton 'Surga yang Tak Dirindukan 2'

Kamis, 09 Februari 2017 04:24:00 904
5 Alasan Nonton 'Surga yang Tak Dirindukan 2'
dok. MD Pictures
Jakarta, Inforiau.co - Poligami masih menjadi sorotan dalam cerita film-film Tanah Air. Setelah sukses di bagian pertamanya, kini ada bagian kedua 'Surga yang Tak Dirindukan' yang tayang mulai hari ini. 
 
Sebelum menyaksikan filmnya, berikut alasan cerita dramanya layak disaksikan.
 
1. Menampilkan keindahan Budapest
 
Tak hanya di Jakarta dan Yogyakarta, 'SYTD 2' juga melakukan terbang ke Hongaria untuk proses pengambilan gambar. Ibukota Budapest dipilih sebagai latar lokasi film garapan Hanung Bramantyo itu. Sejumlah lokasi ikonik seperti Molnar Utca, Torok Utca, Toroy Utca, St. Stephen's Basilica, sampai Szentendre memperkaya panorama kisah drama berbalut unsur religi tersebut.
 
2. Ada Reza Rahadian
 
ak hanya kembalinya Meirose yang akan menjadi kejutan di bagian kedua ini. Hadirnya aktor Reza Rahadian di film juga menjadi bumbu penting dalam cerita drama 'Surga yang Tak Dirindukan 2'. Tak hanya Pras yang sempat terhimpit di antara Arini dan Meirose, kali ini Reza yang berperan sebagai dokter Syarif juga berdiri di antara dua tokoh perempuan tersebut. Seperti apa hubungan di antara ketiganya?
 
3. Konflik yang lebih rumit
 
Hidup Pras dan Arini tampak berjalan normal bersama buah hati mereka Nadia. Hingga akhirnya Akbar dijemput Meirose dan Meirose memilih menghilang dari kehidupan ketiganya. Namun takdir mempertemukan mereka kembali di suatu tempat. Meirose menjadi masalah yang tersisa bagi Pras dan Arini. Sementara itu kehadiran karakter dokter Syarif menambah hubungan di antara mereka lebih rumit. Ada sesuatu yang disimpan sang dokter pada Meirose. Apakah itu?
 
4. 'Surga yang Tak Dirindukan' Dinobatkan sebagai film Indonesia tersukses di 2015
 
Suksesnya'SYTD' di bagian pertama menjadi tanda film Indonesia mulai diminati publik sendiri di 2015. Film ini disaksikan oleh dua juta penonton lebih dan duduk di puncak box office nasional. Akankah bagian keduanya melanjutkan kesuksesan bagian pertama? Ketimbang bagian pertama, bagian kedua ini diproduksi lebih maksimal. Dari Budapest, 'SYTD 2' terbang ke Hollywood untuk penyempurnaan sisi sound dengan sound mixer kenamaan Chris David. 
 
5. Novelnya digarap selama 8 tahun
 
Sebelum difilmkan, kisah 'Surga yang Tak Dirindukan' ada dalam bentuk novel. Novel tersebut ditulis oleh Asma Nadia dalam waktu 8 tahun sebelum akhirnya dirilis dan laris di pasaran. Sebelum diberi judul 'Surga yang Tak Dirindukan', novelnya diberi judul 'Istana Kedua' dan meraih penghargaan sebagai Buku Islam Terbaik Kategori Fiksi Dewasa IBF Award Ke-4 Tahun 2008. dtc

KOMENTAR