Anak Suku Sakai Pertama Jadi Bupati Bengkalis

Rabu, 17 Februari 2016 22:31:05 1320
Anak Suku Sakai Pertama Jadi Bupati Bengkalis
Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyematkan lencana kepada bupati dan wakil bupati Bengkalis terpilih.
Pekanbaru, inforiau.co - Bupati Bengkalis Amril Mukminin usai dilantik keluar ruangan dengan wajah sumringah. Sambil melangkah menuju mobilnya, dia disambut dengan ucapan selamat dari kerabat dekat, atau teman sejawatnya
 
Dibalik kegembiraannya, ada banyak tugas dan tantangan yang meski diperbaiki di masa kepemimpinannya sebagai Bupati Bengkalis yang baru saja dilantik Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Rabu (17/2). "Saya akan berkoordinasi dulu dengan seluruh SKPD, sampai ke tingkat camat. Biar tujuan awal kita singkron nantinya," kata Amri, di Gedung Daerah, Pekanbaru usai pelantikan.
 
Amril adalah putra daerah asli dari Suku Sakai Riau yang berhasil merebut tampuk kepemiminan di Kabupaten Bangkalis. Bersama pasangannya, Muhammad, dia berhasil menggeser seluruh calon Bupati Bengkalis lainnya yang juga ikut bertarung dalam Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 lalu, termasuk calon bupati petahana Herliyan Saleh - Riza Pahlevi.
 
Amril menegaskan, ini bukan persoalan putra daerah atau dari suku mana yang layak untuk merebut tampuk kekuasaan. Semua suku dan semua putra daerah tetap bisa bersaing secara sehat menjadi pemimpin.
 
Pria asal Duri, Kecamatan Mandau itu adalah anak Sakai pertama yang duduk menjadi pemimpin di Kabupaten Bangkalis. "Semua itu sama saja. Dengan keberhasilan ini adalah bukti, bahwa siapa saya bisa naik jadi pemimpin," ujarnya.
 
Untuk mengatur daerah Bengkalis, yang secara geografis adalah salah satu wilayah dengan gugusan pulau-pulau, di Provinsi Riau tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan.  Salah satu strategi yang saat ni sedang digagas yakni, dengan menjadikan daerah Bukit Batu sebagai daerah Gerbang Laksamana, dan mandau sebagai pusat perekonomiannya.
 
Sementara itu, kasus koruspsi pucuk pimpinan sebelumnya, tentu membuat Kabupaten yang terkenal salah satu kabupaten terkaya di Riau itu, tercoreng di mata nasional. Komitmen untuk mengembalikan nama baik itu, baginya tidak muluk-muluk.
 
"Dimulai dari lingkungan pemerintah kita sendiri. Bekerja ikhlas. Kami akan sampaikan komitmen itu untuk diterapkan di setiap staf di pemerintahan kami," ujarnya.
 
Menganggapi persoalan rutin masalah kabut asap dan bencana kebakaran hutan dan lahan di Bengkalis, Amril berjanji akan bahwa persoalan ini akan menjadi prioritas utama. Sejak jauh-jauh hari, dia bersama anak buahnya yang lain sudah membahas langkah dan strategi yang dianggap jitu untuk menyelesaikan masalah karhutla.
 
Sama-sama diketahui, tahun lalu Kabupaten Bangkalis salah satu daerah yang juga banyak menyumbang jumlah titik api, sehingga menyebabkan kabut asap di Provinsi Riau. AMN

KOMENTAR