Angka Putus Sekolah di Riau Masih Tinggi

Selasa, 19 Juli 2016 10:37:49 1099
Angka Putus Sekolah di Riau Masih Tinggi
ILUSTRASI - Anak putus sekolah.

Pekanbaru, inforiau - Usai peninjauan 10 anggota Dewan Pendidikan Riau di Kabupaten/Kota di Riau akhir bulan Juni lalu, terungkap bahwa masih banyaknya daerah yang sulit mendapat akses pendidikan yang layak dan memadai. Kondisi inilah yang diduga menjadi penyebab tingginya angka putus sekolah di Bumi Lancang Kuning.

"Anggota Dewan Pendidikan Riau akhir bulan Ramadhan yang lalu meninjau dan melihat langsung bagaimana ketersediaan akses pendidikan di daerah. Disana masih
banyak kita temukan sekolah yang belum layak dari segi fasilitas belajar maupun infrasttuktur, belum lagi ada perkampungan yang anak-anak mereka harus menempuh jarak yang jauh untuk dapat sampai kesekolah," kata Ketua Dewan Pendidikan Riau, Zurkarnain Noerdin kepada inforiau, Senin (18/7/16).

Sulitnya mendapatkan akses pendidikan yang berakibat tingginya angka putus sekolah di Provinsi Riau, lanjut dia, jika pemerintah konsisten menjalan program wajib belajar bisa teratasi.

"Imlementasi dari program wajib belajar itulah yang tidak terealisasi, Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota belum konsisten menerapkannya. Kalau anggaran yang diamanahkan undang-undang untuk pendidikan benar sudah minimal 20 persen, bahkan ada yang lebih, tetapi apakah itu efektif untuk peningkatan akses pendidikan itu tadi, yang diharap menekan tingginya angka putus sekolah," ujarnya.

Dewan Pendidikan Riau yang sudah dilantik beberapa bulan yang lalu, kata Zulkarnain akan memantau terus alokasi pengangaran tersebut, sehingga diharap dengan itu akses pendidikan akan lebih mudah didapatkan masyarakat.

"Kami sudah jadwalkan untuk hearing dengan komisi E DPRD Provinsi Riau dan juga Dinas Pendidikan untuk membicarakan masalah-masalah ini, lalu formulasi apa yang akankita serahkan kepada Gubernur Riau akan kami rumuskan berdasarkan data-data yang ada, serta apa yang kami temui di daerah," pungkas Zulkarnain. AWI

KOMENTAR