APBN Cair, Pembangunan Fisik di Desa Menggeliat

Senin, 16 Mei 2016 21:17:21 701
APBN Cair, Pembangunan Fisik di Desa Menggeliat
Rengat, inforiau.co - Pembangunan di Pedesaan dengan menggunakan uang Anggaran PerBelanjaan Negara (APBN) yang dialokasikan ke Desa desa tampak semarak dan menggeliat, sebab disetiap Desa menerima rata rata 600 jutaan dan minimal melaksanakan untuk dua paket Pembangunan fisik yang harus dilakukan.
 
"Bayangkan dari 178 Desa di kabupaten Inhu kalau penambahan 2 kegiatan pembangunan fisik saja selain pembangunan dari Pemkab Inhu  yang dilaksanakan sudah berapa banyak Geliat pembangunan yang dirasakan masyarakat, belum lagi ditambah pembangunan fisik yang bersumber dari Dana APBD Provinsi Riau," sebut Camat Rengat Barat, Nurdjanah W SP.
 
Dikatakanya, sarana prasarana Desa semakin tertata dan semakin terpelihara baik seperti jalan Desa , Draenase , seminisasi , jembatan Pedesaan, pembersihan saluran Pengairan dan pembuatan saluran pengairan baru, pembangunan gedung pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan berbagai sarana fisik lainnya.
 
Dijelaskanya, Dana APBN untuk 17 Desa di kecamatan Rengat Barat seluruhnya telah mencairkan dana APBN yang dialokasikan ke setiap Desa " Kecamatan rengat barat sudah seluruhnya Desa  mencairkan  dana APBN" , ujarnya.
 
Dia mengatakan, saat ini didesa sudah mulai melaksanakan kegiatan pembangunan fisik tersebut bahkan sudah ada juga yang telah menyelesaikannya, rata rata Desa membangun 2 kegiatan pembangunan fisik, bahkan ada yang hingga 4 kegiatan pembangunan fisik,  ada juga Desa yang membuat  lebih dari itu, maksudnya dari dana APBN yang 600 juta. "Untuk dana APBN yang di alokasikan kedesa terkecil sebesar 580 juta per Desa, hingga mencapai 650 juta per Desa" katanya.
 
Dijelaskan Nurdjanah, untuk Alokasi Dana Dari APBN, Pihak Desa dilarang menggunakan uang APBN untuk kegiatan selain pembangunan fisik, hal ini sudah ditentukan peruntukannya oleh Pusat. "Pihak  Desa Jangan coba coba menyelewengkan Dana APBN ini, karena sudah ada ketentuannya" pungkasnya. KUS

KOMENTAR