Bahas Persoalan Perguruan Tinggi Islam Swasta

Selasa, 22 Maret 2016 09:31:08 936
 Bahas Persoalan Perguruan Tinggi Islam Swasta
Prof Hj Masrurah

Pekanbaru, inforiau - Universitas Islam Riau (UIR) menjadi tuan rumah penyelenggaraan pelaksanaan Rapar Kerja Nasional dan Semiloka Nasional Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) se Indonesia yang dilaksanakan mulai 23-25 Maret 2016 di kampus UIR, Pekanbaru.

Rakernas dan Semiloka tingkat nasional tersebut akan dihadiri oleh pimpinan Perguruan Tinggi dan Ketua Yayasan dibawah BKS PTIS. Menurut Ketua Umum BKS PTIS Prof. DR. Masrurah acara tersebut akan diikuti oleh sekitar 400 perguruan tinggi di bawah naungan BKS PTIS atau sekitar 700 orang peserta.

"Selain rakernas nanti akan ada juga call paper yang melibatkan dosen-dosen PTIS se Indonesia. Call paper terbaik nantinya akan dimuat di dalam jurnal-jurnal. Hal ini nantinya akan menjadi kesempatan berharga bagi dosen-dosen muda untuk mengasah kemampuan menulis dan meneliti, karena selama ini harus diakui hal itulah yang menjadi kekurangan dosen saat ini khususnya di Perguruan Tinggi swasta," ujar Prof Hj Masrurah, Selasa (22/3) di Pekanbaru.

Selain menampilkan 125 paper nantinya pada rakernas tersebut akan membahas beberapa persoalan yang tengah dihadapi perguruang tinggi khusunya di PTIS seperti membahas peningkatan akreditasi, peningkatan sumber daya manusia, persoalan pendanaan penyelenggaraan pendidikan, penyediaan infrastruktur hingga jurnal dan publikasi.

Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tersebut mengatakan PTIS harus bekerja sama dalam meningkatkan kualitas SDM, dan pemerintah harus memberikan perhatian yang sama antara PTIS dengan Perguruan Tinggi Negeri. "Selama ini kita (PTIS) masih diperlakukan tidak sama dengan PTN," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIR Prof DR. Detri Karya mengatakan sebagai tuan ruamah penyelenggara pihaknya sudah sejak lama mempersiapkan pelaksanaan Rekarnas dan Semiloka tersebut. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut kualitas dosen dalam menulis jurnal semakin meningkat. Prof Detri mengatakan saat ini banyak PTIS yang memiliki kualitas bagus namun masih banyak juga perguruan tinggi yang masih harus diayomi. JEF

KOMENTAR