Bapedda Rohil Minta Seluruh OPD Berinovasi

Rabu, 28 September 2022 23:25:10
Bapedda Rohil Minta Seluruh OPD Berinovasi
Bappeda Rohil Gelar Rapat Evaluasi

Inforiau - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melaksanakan rapat evaluasi pelaksanaan inovasi daerah tahun 2022, Rabu (28/9). Rapat tersebut berlangsung di aula rapat lantai III kantor bupati.

Rapat yang dibuka langsung Kepala Bappeda Zuhri, SE, MP itu bertujuan untuk melengkapi dokumen yang belum dapat dilengkapi pada tahun-tahun sebelumnya.

Turut hadir Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab, camat, kepala puskesmas, serta kepala bidang penelitan dan pengembangan, Bappeda Litbang Provinsi Riau Eka Ariefyanto Putra, SE dan Analis kebijakan Ahli Muda, Bappeda Litbang Riau Rama Yoedha Satria, St, Mt sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Zuhri menyampaikan inovasi merupakan kata kunci yang harus dilakukan disetiap OPD maupun jenjang pemerintahan daerah hingga ke level terbawah. Baik tingkat kepenghuluan, kelurahan kecamatan sampai tingkat kabupaten.

"Sesuai peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah, di mana pemerintah daerah didorong untuk melakukan inovasi dalam melakukan tugas melayani masyarakat. Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Rohil mencanangkan gerakan satu OPD memiliki minimal satu inovasi setiap tahunnya," terangnya.

Dijelaskan Zuhri, tahun 2020 Kabupaten Rohil tidak melaporkan inovasi daerah, sehingga Rohil mengalami disclaimer tidak bisa dinilai karena tidak melaporkan kegiatan inovasi daerah. Untuk tahun 2021 Kabupaten Rohil melaporkan inovasi daerah sebanyak 6 inovasi, walaupun masih sedikit setidaknya tidak lagi disclaimer.

"Tahun 2022 ini Kabupaten Rohil telah melaporkan inovasi daerah sebanyak 40 inovasi, akan tetapi dari 40 Inovasi tersebut masih banyak kelengkapan dokumen yang belum dapat dipenuhi, misalnya SK kegiatan, rancang bangun dan dokumentasi inovasi-inovasi yang di ciptakan. Dikarenakan kekurangan-kekurangan tersebut, Rohil masih termasuk kabupaten yang kurang inovatif," paparnya.

Oleh sebab itu, Zuhri juga berharap kepada seluruh OPD Kabupaten Rokan Hilir untuk menciptakan minimal satu OPD satu inovasi melalui ide maupun gagasan.

"Jangan hanya menjadi angan-angan saja namun harus ada realitasnya. melihat pentingnya inovasi saat ini, menjadi kebutuhan pemerintah daerah sebagai penguatan budaya kerja inovatif. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan yang begitu cepat dan saling berlomba-lomba dalam melakukan kreasi yang positif," pungkasnya.*

KOMENTAR