Harga Ayam Ras Merangkak Naik

Selasa, 20 September 2016 09:15:00 1116
Harga Ayam Ras Merangkak Naik
Pedagang ayam ras di salah satu pasar tradisional Pekanbaru.

Sukajadi, inforiau - Harga ayam ras di pasar tradisional perlahan mulai menunjukan kenaikan. Misalnya saja di pasar Palapa, Jalan Durian, Sukajadi, Pekanbaru.

Harga ayam ras pada pekan ketiga September ini Rp25 ribu per kilogramnya. Terjadi kenaikan harga sebesar Rp2 ribu dari harga sebelumnya hanya Rp23 ribu.

Kenaikan ayam ras ini masih disebabkan oleh pihak penyuplai yang mematok harga diatas harga normal. Sehingga para pedagang dipasar menyesuaikan.

Akibatnya peminat masyarakat untuk mengkonsumsi ayam ras juga menurun. "Sementara para pedagang tidak bisa melakukan penurunan harga, " ujar Ade selaku pedagang ayam di pasar Palapa kepada wartawan, Senin (19/9/16).

Dia menambahkan sejauh ini para pedagang tidak bisa perbuat banyak selain berharap kepada pemerintah untuk ikut melakukan monitoring kepada pihak penyuplai agar harga ayam ras kembali stabil.

Sementara itu untuk harga telur ayam ras, sejauh ini tidak ada pergerakan kenaikan harga yang signifikan. Hingga saat ini harga telur ayam ras masih bertahan diharga Rp 38 ribu per papannya. Harga tersebut masih dianggap normal, sebab, daya beli masyarakat terhadap komoditi ini juga seimbang. Dengan kata lain tidak ada tanda-tanda mengarah pada kenaikan harga.

"Sampai sekarang untuk telur ayam ras masih normal. Termasuk pasokan untuk telur sejauh ini juga masih aman dan tidak ada yang tersendat," ujar Erna, salah seorang pedagang sembako di pasar itu.

Untuk harga daging sapi sendiri, hingga saat ini juga terpantau masih diharga sebelumnya, yakni Rp120 ribu. Sementara daya beli masyarakat terhadap harga daging juga sangat lemah. Hal ini juga sangat berkaitan dengan banyaknya jumlah daging kurban yang dikonsumsi masyarakat.

"Mau satu bulan baru normal. Biasa kami sediakan 30 kilogram, sekarang hanya 10 kilogram. Yang beli sedikit," sambung Alex pedagang daging sapi. IR/BP  
 

KOMENTAR