Hati-hati Hoax, Pesan Berantai Internet Gratis 20 GB

Jumat, 03 Agustus 2018 11:25:25
Hati-hati Hoax, Pesan Berantai Internet Gratis 20 GB
Hati-hati Hoax, Pesan Berantai Internet Gratis 20 GB.

JAKARTA, INFORIAU.co - Pesan berantai yang tersebar luas melalui grup-grup percakapan Whatsapp mengenai penawaran kuota internet gratis sebesar 20 GB dipastikan merupakan berita bohong atau hoaks.

Masyarakat menerima pesan berantai melalui grup-grup Whatsapp, pesan itu berisi link yang mengarahkan penerima untuk membukanya jika ingin mendapatkan gratis kuota 20GB.

Koneksi Internet GRATIS 20 GB.
Dapatkan 20 GB internet gratis selama 60 hari untuk setiap operator seluler.
Saya baru saja mengaktifkan saya
https://hqvr.win/id-20gb

Sebagian masyarakat yang menerima pesan tersebut ada yang mengikuti petunjuk dalam pesan itu dan berujung pada tidak mendapatkan hadiah yang dijanjikan.

Ini adalah salah satu trik penipuan berkedok kuota gratis untuk mencuri data pengguna.

Dari kuesioner tersebut data pengguna seperti nomor ponsel, alamat e-mail, bahkan hingga izin untuk terhubung ke media sosial dicuri peretas demi disalahgunakan.

Hasil Penelusuran

Setelah diklarifikasi kepada beberapa penyedia layanan provider di Indonesia, isi pesan tersebut tidak benar.

General Manager External Communcations Telkomsel Denny Abidini mengatakan, segala promosi yang berhubungan dengan produk dan layanan, operator seluler selalu menggunakan kanal resmi perusahaan.

"Dalam menyampaikan informasi untuk pelanggan baik mengenai program, layanan, produk, ataupun promosi berhadiah, Telkomsel selalu menggunakan kanal resmi perusahaan seperti situs www.telkomsel.com, aplikasi myTelkomsel, dan aplikasi TCASH Wallet," ungkap Denny kepada media melalui pesan singkat, Senin (30/7/2018).

Sementara itu, Head of External Communications XL Axiata Henry Wijayanto juga mengatakan hal yang sama.

Ia mengimbau para pelanggan untuk mengabaikan jika menerima pesan seperti itu agar tak terjebak pishing.

"XL Axiata tidak ada penawaran gratis atau keterkaitan tertentu dengan link tersebut. Jadi kami menghimbau untuk diabaikan saja," ungkap Henry kepada media lewat pesan singkat.

Trik penipuan dengan modus phising ini sejatinya dapat dihentikan dengan tidak menyebarluaskan link atau tautan kepada pengguna lain.

Jadi, jika Anda mendapat pesan berantai semacam ini, kroscek terlebih dahulu apakah isi pesan tersebut benar atau tidak.

Jika dalam pesan tersebut terdapat link yang mencurigakan, sebaiknya Anda tidak mengklik dan menyebarluaskannya. kmc

KOMENTAR