Kades dan Masyarakat Aur Sati Bangun Rumah Nenek Siro'ah yang Rusak Oleh Puting Beliung

Rabu, 04 Juli 2018 15:55:04
Kades dan Masyarakat Aur Sati Bangun Rumah Nenek Siro'ah yang Rusak Oleh Puting Beliung

KAMPAR, INFORIAU.co - Nenek Siro'ah yang sudah pikun dan berumur lebih kurang 87 tahun warga desa Aur Sati merupakan salah seorang warga dari 18 rumah yang mendapat musibah angin puting beliung beberapa waktu lalu.

Kini di halaman rumah nenek tersebut terpasang tenda bewarna hijau dengan bertuliskan BANSOS. Tentunya ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi real di lapangan.

Selain daripada perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Kades Aur Sati Abd Razak rupanya memiliki inisiatif dengan mengajak seluruh masyarakat dan perangkat desa untuk melakukan Goro bersama.

Dan itu terlihat ketika Inforiau berkunjung ke rumah nenek tersebut,rabu 4/07/18. Begitu banyak yang bekerja membongkar rumah nenek Siro'ah.

Ketika di tanya kades siapa yang menanggulangi seluruh biaya membangun kembali rumah itu,Razak mengatakan itu kebijakan dan hasil musyawarah masyarakat desa aur sati.

"Seluruh biaya untuk melakukan Goro bersama ini di tanggung oleh desa,karena kondisi nenek yang sudah pikun dan berumur tentunya ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah desa," katanya.

Ketika ditanya kades bantuan yang diberikan oleh Dinas Sosial beliau mengatakan hanya sarden, selimut dan lainnya. Namun untuk bahan material rumah sampai sekarang belum ada.

Sementara itu Kepala Dusun I Zamris mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemerintahan Desa Aur Sati yang sudah memberikan perhatian khusus kepada masayarakat yang terkena musibah.

"Kami bersyukur dan mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh elemen yang terlibat termasuk pemerintahan desa yang sangat bijaksana dalam memberikan bantuan terhadap masayarakat nya," kata Zamris.

Selanjutnya informasi yang dihimpun bahwa dari 18 rumah 9 di antaranya mengalami rusak parah. Oleh karena itu masyarakat yang menjadi korban sangat membutuhkan bantuan pemerintah untuk kembali membangun rumah yang terkena musibah.

"Dinas sosial dan BPBD hendaknya dapat tergugah hatinya untuk membantu masyarakat Desa Aur Sati, dan yang paling dibutuhkan saat ini adalah bahan material," harap Razak. hen

KOMENTAR