Kebakaran! 10 Hektare Kawasan Wisata Taman Nasional Komodo

Jumat, 03 Agustus 2018 10:09:04
Kebakaran! 10 Hektare Kawasan Wisata Taman Nasional Komodo
Api yang menghanguskan Taman Nasional Komodo Pulau Gili Lawa tadi malam. (Foto: Internet)

MANGGARAI, INFORIAU.co - Sebanyak 10 hektare rumput di kawasan wisata Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) hangus terbakar tadi malam, Kamis (2/8/2018).

Kepala Balai Taman Nasional Komodo Budhy Kurniawan membenarkan peristiwa menyedihkan itu terjadi.

Menurutnya pihaknya menerima laporan kamis sekitar jam 7 malam dari salah satu tour guide yang berada di lokasi.

Setelah mendapat laporan, tim dari Taman Nasional Komodo dari Loh Sebita dan Padar segera melanjutkan upaya pemadaman. Sekaligus, tim lain juga disiapkan dari Labuan Bajo.

"Sampai di lokasi jam 11 malam, upaya pemadaman terus dilakukan hingga akhirnya api padam jam 3 pagi," terang Budhy.

Menurut Budhy, sebelum terjadi kebakaran, terdapat beberapa kapal yang mengangkut wisatawan di sekitar Gili Lawa. Ada wisatawan, guide dan nahkoda kapal.

"Sekarang mereka sedang diperiksa dan dimintai keterangan oleh Polres Manggarai Barat. Biasanya wisatawan ke Gili Lawa untuk melihat sunset, setelah itu terjadi kebakaran," tutupnya.

Beruntung habitat satwa Komodo tak terganggu. Sebab, titik kebakaran hanya wilayah Gili Lawa Darat. Tempat ini bukan habitat komodo tapi lebih dominan padang savana.

Kendati demikian, kebakaran tersebut berdampak bagi pengunjung atau wisatawan yang ingin menikmati pemandangan indah di daerah Gili Lawa.

Kebakaran hebat ini melanda pada Rabu malam, 2 Agustus 2018. Api baru padam pada Kamis, 3 Agustus setelah menghanguskan lahan seluas 10 hektare.

Informasi yang beredar menyebutkan, kebakaran di Gili Lawa terjadi akibat ulah salah satu oknum agent travel.

Tour leader atau pemandu wisata dari salah satu agen travel diduga menyalakan kembang api untuk mendapatkan foto-foto indah di kawasan tersebut. Tak disangka, kembang api jatuh ke padang rumput.

“Ini adalah pembelajaran buat semua: Trip operator-trip leader-turis lokal atau asing, Jangan hanya karena konten, foto bagus, kalian rela mengorbankan ‘mother nature’,” tulis akun asokaremadja.

“Be a responsible traveller, jangan biarin keegoisan kita mengorbankan keseimbangan alam,” tambahnya.

Hingga kini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pihak Taman Nasional Komodo sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Belum diketahui kerugian akibat kebakaran ini. Dari informasi yang diterima Jules, kebakaran dilaporkan melahap padang savana di Gili Lawa.

“Kepolisian akan segera melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran,” ujar Jules. cvc/psi

KOMENTAR