Ketika Firdaus Bertemu Iin

Minggu, 09 Juli 2017 17:27:23 1973
Ketika Firdaus Bertemu Iin
Intsiawati Ayus
Oleh Saidul Tombang
 
Ketika semua pihak sibuk membicarakan Andi Rachman, Syamsuar, Harris, Lukman Edy, dan Septina sebagai calon gubernur Riau, nama Firdaus seperti dilupakan. Namun ketika Firdaus menyatakan siap dicalonkan, bursa pun berubah. Persaingan jadi bergeliga.
 
Firdaus adalah Wali Kota Pekanbaru dua periode. Dari sisi apapun dia memang patut diperhitungkan. Tak usah bicara kapasitas dan kapabilitas karena dia memang memiliki segalanya. Lebih atau kurang tentulah itu hal biasa dan debateble. Tapi mari bicara hitung-hitungan politik, Firdaus saat ini tentulah calon yang paling siap untuk diajukan sebagai Cagubri.
 
Dari sekian nama yang muncul, tidak satupun yang memastikan sampan yang akan dinaiki. Partai Golkar pun tidak. Sebenarnya Firdaus pun belum. Tapi koalisi yang dibangunnya selama ini menunjukkan bahwa sampan dia sebenarnya sudah tertambat di pelabuhan. Tinggal naik. Koalisi Partai Demokrat 9 kursi, Gerindra 7 kursi, dan PKS 3 kursi, sudah memberikan koalisi lumayan gemuk  kepadanya. Itu, belum lagi beberapa partai lain yang masih bisa membuka diri kepadanya.
 
Bagaimana dengan peta pemilih? Saat ini, hanya Firdaus yang memiliki dua daerah gemuk alias yang memiliki suara terbanyak. Yaitu Kampar dan Pekanbaru. Kalau calon lain, selain Lukman Edy yang berasal dari Indragiri Hilir, hampir semuanya berasal dari daerah kurus suara. Sebut saja Syamsuar dari Siak, Harris dari Pelalawan, Yopi dari Indragiri Hulu, atau bahkan Andi Rachman yang memang tidak bisa disebut. Ingat, pemilih Kampar dan Pekanbaru jumlahnya lebih 1 juta orang alias sekitar seperempat dari total jumlah pemilih Riau.
 
Lalu, kekuatan Firdaus tentu akan bertambah dengan kekuatan sang wakil. Beberapa nama yang dielus-elus sejak lama, seperti Irwan Nasir dari Meranti dan pemilik suara PAN, tentu bukanlah koalisi main-main.
 
Apalagi ketika nama Firdaus disandingkan dengan Instiawaty Ayus, kekuatan ini terasa semakin full power. Seperti diketahui, Instiawaty alias Iin adalah legislator tiga periode. Jumlah suara yang memilih dia di tahun 2014 sekitar 350 ribu orang. Dia adalah tokoh perempuan dari keluarga terpandang. Dia juga tokoh perempuan Melayu yang bisa mewakili Melayu secara utuh. Itu belum lagi kalau disebut bahwa Iin selama ini memang bermain di gelanggang pesisir, lengkap sudah kekuatan Iin untuk mem-fullpower-kan kekuatan Firdaus.
 
Kalau pasangan ini sudah bersanding, pastilah akan menggentarkan lawan tanding.
 
Mungkinkah pasangan ini akan bersatu dalam Pilgubri 2018?
 
Kita tunggu saja manuver last minute Firdaus...***

KOMENTAR