Krisi Air Bersih dan Kawasan Kumuh di Lembah Damai Akan Segera Teratasi

Kamis, 10 November 2016 17:18:43 1549
Krisi Air Bersih dan Kawasan Kumuh di Lembah Damai Akan Segera Teratasi
Camat Rumbai Pesisir, Lurah Lembah Damai, LPM, LKM serta juga para anggota Program KOTAKU saat berkunjung ke tempat akan dibangunnya sumur bor RW 05 Lembah Damai

Rumbai Pesisir, inforiau - Detik demi detika persoalan krisis air bersih di Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir mulai mengarah kepada titik terang. Ditambah lagi dengan adanya sebuah program yang masuk di Kelurahan Lembah Damai, yakni program KOTAKU yang tujuannya ialah berupaya mempercepat penanganan kawasan kumuh perkotaan.

Pada program KOTAKU yang masuk di Kelurahan Lembah Damai ini ialah Pembangunan Sumur Bor di RW 05 Kelurahan Lembah Damai, diamana nantinya akan dilakukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, pemanfaatan, pemeliharaan, dan juga keberlanjutan, hal ini juga berdasarkan pada UU Nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman kumuh.

"Program KOTAKU ini menggunakan sinergi platform kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya di kabupaten/kota, serta juga pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat yang tujuannya ialah untuk mempercepat penanganan kawasan kumuh dengan gerakan 100-0-100 dalam rangka mewujudkan permukiman yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan," terang Tenaga Ahli Kebijakan Publik Program KOTAKU Provinsi Riau, Rusmani said, Selasa (08/11).

Seperti yang perlu diketahui pula, bahwa Gerakan 100-0-100 mentargekan penyediaan 100 persen akses aman air minun, nol persen kawasan permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. Pada pelaksanaan Program KOTAKU, peran pemerintah kota/kabupaten sangat strategis dan penting sebagai pengendali program di wilayahnya.

"Karena pemerintah kabupaten/kota seperti Camat dan Lurah sangat berperan sebagai regulator yang mengakomodasi berbagai aspirasi pelaku pembangunan permukiman dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah daerah juga bertugas memfasilitasi masyarakat untuk berperan aktif dalam melaksanakan penanganan permukiman kumuh skala lingkungan diwilayahnya," tambhanya.

Pada kesempatan kali ini, Rusmaini juga sangat memberikan apresiasi kepada tim verifikasi CSR Kelurahan, dimana selain dari masuknya bantuan sumur bor di RW 05 kelurahan lembah damai, saat ini juga tengah berjalan sebuah program pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang juga merupakan salah satu sarana fasilitas umum yang sebelumnya digerakkan oleh Camat Rumbai Pesisir, Yuliarso SSTP MSi.

Selaku Lurah Lembah Damai, Gusril mengaku sangat bersyukur sekali atas segala program yang saat ini masuk di lingkungan kelurahannya. Dan menurutnya, segala program tersebut tentunya tidak akan terlepas dari peranan seluruh instansi yang berkepentingan didalamnya seperti Camat, LPM dan lain sebagainya.

"Alhamdulillah, untuk di kelurahan kita sendiri Insya Allah akan dibangun beberapa jamban sehat, yakni di RW 06 akan dibangun MCK sebanyak 4 buah, di RW 05 akan dibangun MCK sebanyak 2 buah ditambah satu lagi berupa pembangunan sumur bor dari program KOTAKU, selanjutnya di RW 02 akan dibangun MCK sebanyak 1 buah, di RW 07 akan dibangun MCK sebanyak 2 buah," tukasnya. iin

KOMENTAR