Menristekdikti Sebut Produksi Pangan di Riau Masih Sangat Kurang

Kamis, 09 Agustus 2018 19:10:49
Menristekdikti Sebut Produksi Pangan di Riau Masih Sangat Kurang
Mohammad Nasir

Pekanbaru, Inforiau.co - Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-23 tahun 2018 mengambil tema inovasi kemandirian pangan dan energi. Menrsitekdikti Mohammad Nasir mengatakan, tema ini diambil berdasarkan kondisi Pekanbaru, Riau, yang masih minim produksi sumber daya pangan.

"Topik pangan dan energi diambil karena di Provinsi Riau masalah pangan harus ditingkatkan kualitasnya. Selama ini, kebutuhan pangan di Riau sangat tinggi. Sementara itu, produksi di dalamnya masih sangat kurang. Oleh karena itu, kami dorong," kata Nasir di acara bakti inovasi tanam dan panen perdana padi Sidenok di kecamatan Pulau Tinggi, Kampar, Pekanbaru, Riau, Kamis (9/8).

Ujar Nasir di wilayah Pekanbaru terdapat dua komoditas yang dapat ditingkatkan kualitasnya untuk kebutuhan masyarakat, yakni sagu dan kelapa sawit.

"Ada sagu maka kualitas dan jumlahnya harus kita tingkatkan, di mana sagu juga glutennya adalah zero atau kualitasnya sangat bagus untuk kesehatan. Kampar itu ada kelapa sawit yang begitu besar, limbah kelapa sawit yang begitu besar itu namun belum termanfaatkan dengan baik," imbuh Nasir.

Untuk itu, kata Nasir, Kemenristekdikti akan memberikan bantuan mengenai sistem pengelolaan sagu dan kelapa sawit. Menurutnya, sistem pengelolaan di Manokwari, Papua, akan dicoba untuk diterapkan di daerah Pekanbaru, Riau.

"Teknologi yang kami bantu adalah bagaimana sistem pengolahan. Kami beri contoh pengolahan yang seperti di Manokwari yaitu Papua barat itu juga masalah sagu. Semua bisa kita kembangkan sehingga diinovasikan ini. Di sana sudah berjalan, di sini harusnya lebih baik dengan teknologi yang nanti bisa kita terapkan juga di Riau ini," tutup Nasir. Kmp

KOMENTAR