PT Centratama Klaim Letak Bangunan Tower Berdasarkan Titik Koordinat, Bukan Asal-asalan!

Minggu, 08 Januari 2017 05:13:00 962
PT Centratama Klaim Letak Bangunan Tower Berdasarkan Titik Koordinat, Bukan Asal-asalan!
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kota Pekanbaru saat melakukan pengecekan terhadap bangun tower di Kelurahan Lembah Damai, Rumbai Pesisir.jpg

Rumbai Pesisir, inforiau - Rencana PT Centratama Menara Indonesia untuk melanjutkan pembangunan tower di jalan Suka Jaya RT 03 RW 06, Kelurahan Lembah Damai, Rumbai Pesisir hingga kini masih terganjal perizinan dari pihak-pihak terkait.

Selain itu, tower yang direncanakan memiliki tinggi 35 meter ini sebenarnya memang telah mendapatkan persetujuan dari sang pemilik tanah, Martoni, namun sejatinya juga mendapatkan penolakan dari beberapa warga sekitar terutama dari pihak sepadan.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari pemegang tender pembangunan tower milik PT Centratama Menara Indonesia, Rizal mengakui akan kesalahan mereka yang telah membangun tower tersebut sebelum izin keluar dari dinas terkait.

"Itu memang kesalahan kita, namun kini kita telah melakukan pengurusan izin tower tersebut ke dinas terkait. Di PU sudah kita urus, sedangkan di Dishubkominfo, izinnya baru keluar, tinggal lagi izin yang keluar dari BPTPM Kota Pekanbaru, insya Allah minggu ini kita urus," terang Rizal beberapa waktu lalu.

Sedangkan terkait adanya warga yang hingga kini masih bersikeras dengan tujuan untuk menggagalkan pembangunan tower tersebut, pada kesempatan ini Rizal mengaku tidak akan ambil pusing, karena persetujuan dari warga sekitar dengan dilengkapi foto copy KTP dan tandatangan sudah mereka kantongi.

"Warga sekitar sudah setuju, termasuk kedua orang tua yang bersangkutan. Jadi kalau nantinya izin dari dinas terkait juga telah kelar semua, dan kita pasang pamflet IMB disitu (tempat dibangun tower) maka kita anggap ini tidak ada masalah lagi, pembangunan akan tetap kita lanjutkan," tambah Rizal.

Sebelumnya memang, berbagai sikap protes yang dilakukan oleh salah seorang anak yang memiliki sepadan dengan sang pemilik tanah (Martoni). Salah satunya ialah dengan menyebutkan bahwa surat yang dikeluarkan oleh PT Centratama Menara Indonesia itu adalah palsu, Rizal hanya tersenyum saja.

"Sekali lagi kita jelaskan, saat ini kita hanya ingin melakukan pembangunan secara resmi dan melalui prosedur, dan kita membangun tower tersebut berdasarkan titik koordinat, bukan asal-asalan. Kita membangunnya juga bertujuan untuk memperluas jaringan telekomunikasi kita diseluruh Indonesia, bukan untuk merugikan masyarakat," tambahnya.

Dalam hal ini pula, Rizal dengan jelas menyebutkan bahwa, jika bangunan tower tersebut telah berfungsi sebagaimana mestinya, namun dikemudian hari terdapat hal-hal yang merugikan masyarakat seperti rusak alat-alat perabotan rumah tangga, seperti tv, kulkas dan lainnya, maka pihak PT Centratama Menara Indonesia siap mengganti kerugian tersebut. iin

KOMENTAR