Rumah Tahfidz Programmer: 2 Hari Santri Sudah Hafal 30 Juz

Senin, 05 Juni 2017 14:51:27 1226
Rumah Tahfidz Programmer: 2 Hari Santri Sudah Hafal 30 Juz
Anak-anak peserta Program Rumah Tahfidz Alqur'an yang digagas Lembaga Amil Zakat Nasional Karyawan Muslim Chevron Indonesia (LAZNas Chevron) Distrik Rumbai di Masjid Al Bayan
Pekanbaru, Inforiau.co - Sambil menunggu sore atau dalam bahasa Sunda nya ngabuburit, bagi  anak-anak muda ketika bulan Ramadhan sudah sangat familiar sekali seperti jalan-jalan sore sambil mencari makanan untuk berbuka puasa, atau sekedar nongkrong bersama teman-teman dan lain sebagainya, hal ini dilakukan agar waktu puasa terasa singkat. 
 
Berbeda dengan sekelompok anak muda ini, untuk mengisi waktu sore mereka lebih memilih untuk mengasingkan diri bersama Al-Qur’an untuk memperbanyak hafalan Al-Qur’annya. Sebanyak  9 orang yang terpilih mengikuti Program Rumah Tahfidz Programer  dari 36 orang ini, setiap hari dibawah bimbingan pendamping kegiatan, menyetor dan memperbaiki hafalannya.
 
Darfi (17 tahun) salah satu santri terpilih untuk mengikuti kegiatan yang digagas oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Karyawan Muslim Chevron Indonesia (LAZNas Chevron) Distrik Rumbai, yang bekerjasama dengan Masjid Al Bayan Rumbai menjadi santri pamuncak yang dalam 2 hari sudah menghafalkan juz 30. Darfi mengaku sangat senang sekali mengikuti program ini meskipun jauh dari orang tua.
 
“Alhamdulillah Ramadhan tahun ini bisa memaksimalkan diri beribadah dengan mengikuti Program Rumah Tahfidz Programer ini. Bersama teman teman, kami selama di asrama dididik dengan banyak hal terutama menganai agama. Kegiatan kami setiap hari lebih banyak berinteraksi dengan Al-Qur’an, sholat tahajud berjama’ah setiap hari dari jam 3 subuh kemudian menghafal Alqur’an lagi. Belajar menghafalnya asyik, dan pedampingnya sering memberikan motivasi sehingga kami selalu berpacu menghafal,” terang Darfi.
 
Selama mengikuti progam ini, hafalan anak-anak senantiasa dipantau dan diperbaiki bacaannya oleh ahlinya. Segala kebutuhan dan keperluan anak-anak disediakan oleh panitia seperti makan, mencuci pakaian dan lain sebagainya, sehingga anak bisa fokus untuk memperbanyak hafalan. Terlebih lagi program ini gratis sehingga para orangtua juga tidak memikirkan biaya.
 
“Anak-anak sangat cepat menghafal, meskipun ini program singkat selama 20 hari. Namun nantinya  mampu melahirkan hafidz-hafidz baru, Insya Allah,” ujar Rahmad Ilham dari Baitul Qur’an Riau selaku pendamping Rumah tahfidz Programer. rls
 
editor : asa

KOMENTAR