Warga Tapung Minta Zulher-Dasril Jangan Sampai Pecah dan Adil Memimpin

Rabu, 12 Oktober 2016 11:56:07 915
Warga Tapung Minta Zulher-Dasril Jangan Sampai Pecah dan Adil Memimpin
Zulher-Dasril saat melakukan dialog dengan tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Tapung di kawasan Flamboyan, Selasa (11-10)

Tapung, inforiau - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar Zulher-Dasril Affandi terus menyapa warga kabupaten kampar. Hal itu dalam rangka menyerap aspirasi warga yang akan diprogramkan dalam kepemimpinan mereka jika telah memimpin Kampar nantinya.


Seperti yang dilakukan pada Selasa (11/10), Zulher-Dasril melakukan silaturahmi dengan perwakilan pemuda, tokoh masyarakat beberapa desa di kawasan flamboyan tapung. Dilaksanakan di rumah Ketua PAC PDI Perjuangan, Irwan, di Desa Tanjung Sawit.


Salah satu aspirasi yang menarik yang diserap oleh Paslon Zulher-Dasril adalah harapan warga jika telah terpilih agar tidak sampai pecah kongsi dan adil dalam memimpin. Hal itu disampaikan oleh Herman Setiawan dan Hemat Sitepu di hadapan puluhan tokoh pemuda dan tokoh masyarakat di beberapa desa di kawasan Flamboyan Tapung.
Herman menjelaskan hubungan yang baik antara bupati dan wakil bupati akan menentukan perjalanan sukses atau tidaknya sebuah kepemimpinan daerah. Jika komunikasi tidak berjalan dengan lancar, maka kepemimpinan mereka akan tersendat.


“Harapan kami selaku masyarakat Kampar, pemimpin kami ke depannya memiliki hubungan yang baik. Karena kalau mereka harmonis maka kami masyarakat akan senang dan tidak resah. Dan kami optimis apapun yang dilakukan akan didukung oleh masyarakat”terang Herman.


Sedangkan warga lain, Hemat Sitepu meminta agar Zulher-Dasril adil nantinya dalam memimpin. Jangan sampai ada sekat antara warga baik tempatan, perantau atau lainnya. Karena bagaimanapun, kita bersama hidup dalam sebuah kebhinnekaan dan masih dalam satu bendera yaitu merah putih.


Menanggapi hal itu, Drs H Zulher MS selaku Calon Bupati menanggapi jangan sampai terjadi perpecahan antara dia dan wakilnya ditanggapi dengan baik dan positif.
“Terjadinya kesalahpahaman antara dua pribadi akibat komunikasi dan koordinasi yang kurang. Kami Zulher-Dasril, dengan slogan basamo kito telah terbuka dari awal.  Kami punya niat yang baik untuk membangun negeri ini. Pengabdian adalah kata kunci bagi kami dalam memimpin ini. Kami akan menghilangkan sekat dan memutus mata rantai kesalahpahaman. Insya Allah dengan bantuan semua pihak, kami akan saling berlapang dada, saling mengoreksi diri jhika terjadi kebuntuan komunikasi. Mohon ingatkan kami nantinya”terang Zulher.


Seputar berkeadilan dalam memimpin, Dasril Affandi, menambahkan bahwa dia pernah menjadi perantau juga. Maka dia akan tahu arti keadilan dalam memimpin.
“Kami juga pernah merantau, sangat tahu bagaimana rasanya hidup di rantau. Jadi, jangan sampai bapak/ibu ragu atau terpikir kalau kami akan memarginalkan suatu daerah atau suku. Itu jauh dari pemikiran dan niat kami untuk maju ini. Insya Allah, Basamo Kito membangun kampar ini”ujar pengacara kondang ini.


Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tapung, Irwan menjelaskan bahwa nama Zulher secara khusus sangat dikenal oleh masyarakat Tapung Raya. Dia menyebut bahwa sangat mudah untuk melakukan sosialisasi dengan masyarakat ketika disebut bahwa yang mereka usung adalah Zulher mantan Sekda Kampar.


“Masyarakat Tapung kenal Pak Zulher selaku mantan Sekda Kampar dan Kadisbun Riau. Mereka yakin kalau Zulher yang memimpin kampar dapat memberi perubahan ke arah yang lebih baik. Apalagi wakilnya adalah anak muda, Dasril Affandi, seorang ahli hukum dan intelek. Mereka yakin pasangan ini yang cocok memimpin kampar ke depannya”terang Irwan. MWD
 

KOMENTAR