AKBP Abas Basuni: Inhu Darurat Narkoba

Jumat, 10 Maret 2017 14:01:20 1404
AKBP Abas Basuni: Inhu Darurat Narkoba
Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni bersama jajaran personil dalam acara coffe morning bersama awak media di Inhu
Rengat, Inforiau.co - Perang melawan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) terus digalakkan di wilayah Polres Kabupaten Inhu, bahkan operasi khusus terkait penyalah gunaan narkoba yang bernama Operasi Antik pun telah digelar beberapa waktu lalu. Dalam operasi ini tak sedikit yang telah terjaring jajaran Polres Inhu baik di wilayah Polsek maupun saat Operasi Antik Siak 2017 dilaksanakan.     
 
"Total  Kasus Operasi Antik Siak 2017 selama 12 hari dari tanggal 20 Februari samapai dengan 3 Maret 2017 yang telah digelar Mapolres Inhu, jumlah perkara atau LP yang diungkap sebanyak 12 perkara jumlah tersangka 16 orang," ujar Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIK, saat coffe morning Jum'at (10/3) di salah satu warung kopi di Pematang Reba.
 
Hal ini dikatakan Kapolres saat didampingi Kasat Narkoba AKP Harut Kemri, Kasat Intel AKP Ari Wibowo, Kapolsek Rengat Barat Kompol Afrizal Asri SIK, dan PAUR Humas Iptu Yarmen Djambak. Ditambahkannya saat bersama sejumlah personil Polres saat itu, bahwa jumlah BB yang disita Polres berupa sabu sebanyak 28,99 gram, ganja 20 gram, ekstasi 17 butir, dan ranmor R2 4 unit  ranmor R4 1 unit.
 
"Pelaku penyalah gunaan narkoba bertambah usai operasi dihentikan. Setelah  diatas tanggal 3 Maret ada sejumlah kasus lagi yang ditangkap jajaran Polsek, dan 12 perkara itu belum termasuk," katanya.
 
Menurutnya Operasi Antik Siak 2017 target nya hanya 2 perkara, dari standarisasi gelar Operasi Antik Siak ini  dari 12 perkara  selama 12 hari dengan rata rata pengungkapan 1 kasus perhari,  menunjukkan angka yang sudah signifikan.
 
"Artinya kasus narkoba bukan lagi kasus yang biasa tetapi sudah luar biasa. Darurat narkoba sudah ada dimana mana dan sudah mengancam keluarga kita," paparnya.
 
Untuk itu ia mengharapkan peran preventif para orang tua disini sudah sangat dibutuhkan jika tidak ingin anaknya terjerumus ke dunia narkoba. Ia menganjurkan agar orang tua agar memahami dampak, efek, aspek hukum  dan pahami pola peredarannya.
 
"Sampaikan bahaya narkoba ini kepada siapapun terutama pada anak dan keluarga, waspadai ancaman narkoba yang sudah ada di sekitar kita dan sudah mengintai keluarga kita," pungkasnya. kus
 
Editor: ASA

KOMENTAR