Bagai Taj Mahal, An Nizham Selalu Menggoda

Selasa, 18 Oktober 2016 08:50:06 2159
Bagai Taj Mahal, An Nizham Selalu Menggoda
Masjid An Nizham

Setelah beberapa kali saya mengajak Anda mengunjungi masjid yang ada di Pekanbaru, kali ini saya perkenalkan sebuah masjid yang sangat indah. Namanya Masjid An Nizham. Letaknya di Jalan Pekanbaru – Teluk kuantan, tepatnya Perhentian Raja, Kampar.


Masjid ini mirip istana. Anggun dan gagah. Sentuhan reliefnya bercita rasa tinggi. Kubahnya yang keemasan, serambinya yang gagah, serta  tangga tinggi di dua sisinya, membuat masjid ini menjadi ikon utama dan harus disinggahi kalau Anda melewati kawasan ini. Itu belum lagi toiletnya yang super bersih dan terpisah dari bangunan utama masjid, serta taman yang memiliki kontur tanah tidak rata, sungguh menambah anggunya masjid ini.


Tak cukup hanya sekadar singgah dan sholat, masjid ini juga sering dijadikan sebagai lokasi prewedding. Bagi yang punya handphone berkamera, bisa dipastikan mereka akan mengabadikan momen saat berkunjung ke sini. Seperti Taj Mahal di India, begitulah magnet yang dipancarkan masjid ini kepada jamaahnya.


Yang menariknya dengan masjid ini, selalu tersedia minuman dan bahkan makanan gratis. Apalagi kalau Senin dan Kamis, pasti ada takjil gratis di sini. Begitu juga selepas sholat Jumat dan hari berpuasa sunat lainnya, pengelola masjid selalu menyediakan makanan dan minuman gratis di sini.


Ketika saya singgah sholat Jumat, untuk ke beberapa kalinya di sini, pengelola menyediakan aneka makanan pengganjal perut. Mulai kolak, cendol, bubur, es campur, dan tentu saja buah-buahan. Cukup untuk jamaah yang jumlah ratusan orang itu. Petugas yang ditunjuk mengimarahkan masjid ini juga terlatih. Mulai pengatur parker hingga petugas untuk mengatur shaf sholat.
Masjid ini menjadi buah bibir masyarakat yang melintas jalur ini. Alhamdulillah saya punya kesempatan beberapa kali singgah di sini. Satu yang istimewa adalah kebersihan masjid ini. Satu yang selalu tandai adalah keharuman sajadah. Dari dulu sampai kini masih tetap saja harum. Nampaknya pengelola selalu melaundry sajadah panjang itu dan tak lupa memberi pengharum yang lembut. Jadi betah dan khusyuk kita sujud di sini.


Walau terletak di jalan lintas, masjid ini sangat tenang. Sangat cocok untuk itikaf. Nyaris tak terdengar bising lalu-lalang kendaraan. Ini mungkin disebabkan serambi masjid yang mengelilingi areal sholat yang dilengkapi dengan shading yang bagus. Atau, bisa jadi karena masjid ini memang beberapa meter lebih tinggi dari badan jalan. Entahlah. Mungkin juga ada peredam suara khusus yang dibuat pengelolanya.
Masjid An Nizham adalah bentuk kebangkitan umat Islam. Menurut beberapa pengurus, masjid ini dibangun oleh satu keluarga saja yang memiliki perkebunan dan perusahaan kelapa sawit. Infak dan wakafnya untuk umat Islam memang harus diapresiasi tinggi. Lagi pula, yang dia bangun bukan hanya fisik bangunan masjid, tapi juga menggairahkan ibadah. Semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik dalam hitungan yang tak berhingga.


Jika Anda punya waktu, singgahlah di Masjid An Nizham. Anda akan menemukan nuansa lain saat ‘bertemu’ dengan Allah di sana. Insya Allah.***
 

KOMENTAR