Desa Wisata Tanjung Belit Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

Minggu, 26 Mei 2024 22:26:56 563
Desa Wisata Tanjung Belit Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

Kampar - Berita gembira datang dari Desa Wisata Tanjung Belit, Riau. Desa ini berhasil masuk ke dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Sebuah pencapaian luar biasa setelah melalui proses kurasi yang ketat dari 6.016 desa yang terdaftar di Jadesta.

Perjalanan Desa Wisata Tanjung Belit menuju 50 besar ADWI 2024 tidaklah mudah. Diperlukan perjuangan dan pengorbanan yang besar dari seluruh elemen masyarakat desa, terutama Pokdarwis Desa Wisata Tanjung Belit. Dedi Irawan, selaku Ketua Pokdarwis, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini.

Lebih lanjut, Dedi Irawan berharap dengan masuknya Desa Wisata Tanjung Belit ke 50 besar ADWI 2024, pemerintah akan lebih memperhatikan infrastruktur di desa wisata ini. Hal ini tentunya akan mendukung pengembangan pariwisata di desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dedi Irawan juga mengajak desa-desa lain di Riau untuk ikut berpartisipasi dalam ADWI. Menurutnya, ajang ini merupakan peluang yang baik untuk mempromosikan potensi wisata desa dan meningkatkan kualitas pariwisata di Indonesia.

Terakhir, Dedi Irawan menyampaikan undangan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beserta dewan juri ADWI 2024 untuk berkunjung ke Desa Wisata Tanjung Belit. Ia berharap kunjungan ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang potensi wisata desa dan mendorong pengembangan pariwisata di Desa Wisata Tanjung Belit.

Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Tujuan ADWI adalah untuk meningkatkan kualitas pariwisata desa di Indonesia, mendorong pengembangan desa wisata yang berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
ADWI 2024 diikuti oleh 6.016 desa wisata dari seluruh Indonesia. Proses kurasi ADWI 2024 dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu:
1. Verifikasi data desa wisata.
2. Penilaian dokumen desa wisata.
3. Visitasi lapangan.
4. Penetapan desa wisata terbaik.

KOMENTAR