Distanak Vaksin 5.974 HPR

Rabu, 24 Agustus 2016 11:33:45 943
Distanak Vaksin 5.974 HPR
Tim medis memberi vaksin ke hewan peliharaan masyarakat.



Pekanbaru, inforiau - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Riau telah melakukan vaksin 5.974 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) seperti kucing, anjing dan kera di wilayah setempat.

"Pemberian vaksin kepada HPR ini rutin kita lakukan setiap tahunnya. Tunjuannya untuk menghidari hewan peliharaan masyarakat dari rabies, yang berujung pada penularan ke manusia saat digigit dan berakibat kematian," kata Kepala Distanak Kota Pekanbaru, El Syabrina kepada awak media, Selasa (23/8/2016).

Diterang El Syabrina, rabies bisa menular ke manusia lewat gigitan hewan, dan ini bisa menyebabkan kematian.  Apalagi saat ini di Pekanbaru banyak terdapat hewan peliharaan kucing, anjing dan kera yang hidup bersamaan dengan masyarakat.

Karenanya, agar masyarakat selamat dan HPR yang dipelihara juga tidak mengganggu, maka perlu divaksin sekali setahun. "Vaksinasi yang kami lakukan belum tuntas, masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2016," bebernya.

Adapun wilayah yang saat ini menjadi lokasi penyebaran HPR terbanyak terdapat di Kecamatan Rumbai, Rumbai Pesisir, Tenayan Raya dan Payung Sekaki. "Untuk kecamatan yang sudah kami vaksin di Tampan, Rumbai, Marpoyan Damai dan Rumbai Pesisir serta beberapa kecamatan lainnya dengan jumlah 5.974 ekor," terangnya.

Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru ini mengatakan, hingga akhir tahun jumlah HPR yang akan divaksin akan bertambah seiring seluruh kecamatan disisir.

Terkait stok vaksin rabies sendiri, menurut El Syabrina, pihaknya mendapat bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2016. "Jadi tahun ini kami perkirakan mencapai 10.000 HPR yang akan kita beri vaksin," katanya.

Vaksin rabies ini akan disuntikkan secara gratis pada setiap HPR yang ada di Kota Pekanbaru. Selain itu setiap HPR yang sudah dilakukan vaksinasi akan dipasangi kalung khusus berwarna orens. "Kalung khusus itu juga hibah provinsi, warnanya akan berganti seiring berapa kali HPR divaksin," pungkasnya. IR/IR6

KOMENTAR