Wako Minta Pengaspalan Jalan Datuk Tunggal Diprioritaskan

Kamis, 11 Februari 2016 09:52:53 1700
Wako Minta Pengaspalan Jalan Datuk Tunggal Diprioritaskan
Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus ST MT menyempatkan diri menghadiri pengukuhan Ketua RT 07 dan Ketua RW 18 Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan.

Tampan, Inforiau – Lurah Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Jumaris mengukuhkan Ketua RW 18 dan Ketua RT 07 di Perumahan Annajim, RT 01, RW 18,  Sidomulyo Barat pada Selasa (9/2/16) malam. Pada acara ini hadir Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus ST MT.

Selain Wali kota, juga terlihat hadir anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PDIP, Makmun Solihin, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Golkar, Dewi Susanti, Sekretaris Dinas PU Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru, Ketua Bappeda Kota Pekanbaru, Camat Tampan Syamsuir, Kanit Binmas Polsek Tampan Iptu A Pohan, sejumlah undangan lainnya serta masyarakat setempat.

Seusai dikukuhkan, Ketua RW 18 Sucipto langsung menyampaikan sambutan. Katanya, infrastruktu di daerahnya masih banyak yang harus dibangun. Salah satu di antaranya pengaspalan Jalan Datuk Tunggal. Untuk itu, dia berharap agar Pemerintah Kota Pekanbaru berkenan mengaspal jalan tersebut.

Selain permintaan pengaspalan Jalan Datuk Tunggal, dia juga berharap agarPemko juga membangun drainase di Jalan Akasia Asri, pengaspalan Jalan Purwodadi  menuju Jalan Cemara Ujung.

"Sudah tiga kali diusulkan melalui Musrenbang Kelurahan Sidomulyo Barat terhadap pembangunan drainase, pengaspalan Jalan Datuk Tunggul, drainase Jalan Akasia, namun sampai sekarang belum kunjung terealisasi," sebut Sucipto.

Selain pembangunan jalan dan drainase, Sucipto juga minta kepada Walikota Pekanbaru untuk pembanguan Sekolah Menengah Pertama (SMP) wilayahnya. “Di daerah ini penduduknya sangat padat. Banyak anak anak yang mau sekolah di sini. Namun karena belum ada sekolah yang dekat, terpaksa melanjutkan sekolahnya ke wilayah lain yang jauh,” tutur Sucipto.

Sementara itu, mendengar sejumlah aspirasi tersebut, Wali Kota Pekanbaru langsung memerintahkan kepada Dinas PU dan Bappeda untuk memasukkan usulan tersebut melalui Musrenbang dan mengerjakan pengaspalan jalan tersebut pada tahun 2017 mendatang.

"Tolong pak Bappeda dicatat, kita akan masukkan pada Musrenbang tahun ini dan direalisasikan melalui Dinas PU untuk pengaspalan Jalan Datuk Tunggul pada tahun 2017. Ini prioritas,” jelas Firdaus.

Pada kesempatan tersebut Firdaus juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan di wilayah RT dan RW. Menurutnya, tanpa keamanan, ketertiban dan kebersihan, cita-cita untuk mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan yang madani tidak akan terwujud.

Masyarakat madani, menurut Firdaus, adalah masyarakat yang menggambarkan  beradab yang mengacu pada nilai-nilai kebajikan dengan mengembangkan dan menerapkan prinsip-prinsip interaksi sosial yang kondusif bagi penciptaan tatanan yang berkeadilan.

"Masyarakat madani merupakan masyarakat yang terbuka, egalitar, dan toleran atas landasan nilai-nilai etik-moral  yang bersumber dari Allah, beradab, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, maju dalam penguasaan ilmu pengetahuan, dan teknologi," kata Wali Kota.

Menurut Firdaus, ciri masyarakat madani  yang harus dimiliki yakni masyarakat yang mempunyai disiplin tinggi, disiplin menjalankan amanah Allah dan disiplin pada setiap pekerjaan, masyarakat yang patuh terhadap hukum atau peraturan serta patuh kepada pemimpin. TRI

KOMENTAR