Indra Khalid Nasution: Saya Terlanjur Cinta Pengawasan Pemilu

Minggu, 20 Agustus 2017 07:46:29 1040
Indra Khalid Nasution: Saya Terlanjur Cinta Pengawasan Pemilu
12 calon anggota Bawaslu Riau mengikuti tahapan tes psikologi tahap II.
Pekanbaru, inforiau.co - Proses seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memasuki tahap ketiga yaitu tes wawancara, kesehatan II dan Psikologi tahap II.
 
Adapun peserta yang mengikuti tahap ini yaitu sudah terseleksi 12 orang dari puluhan kandidat yang mendaftar pada tahap pertama. Seleksi tahap II ini dilakukan mulai tanggal 18 Agustus sampai dengan 20 Agustus 2017 di Bidokkes Polda Riau untuk dapat dikirim dan mengikuti seleksi akhir oleh Bawaslu RI.
 
Salah satu kandidat potensial yang digadang-gadang banyak kalangan yaitu Indra Khalid Nasution, SH saat dihubungi inforiau, Sabtu (19/8) mengatakan bahwa ia sangat serius untuk mengikuti tahapan seleksi untuk menjadi calon anggota Bawaslu Riau.
 
Dijelaskannya bahwa keikutsertaannya didorong motivasi untuk dapat berbuat lebih luas dalam dunia pengawasan pemilu. Ia juga mengatakan bahwa terlanjur jatuh hati pada profesi yang menuntut ketegasan, profesionalisme dan kemampuan hukum ini.
 
"Saya terlanjur jatuh cinta dengan dunia pengawasan pemilu ini. Selain itu juga tidak ada halangan bagi saya karena terpilih sebagai Panwaslu Kota Pekanbaru. Selagi ada kesempatan apa salahnya kita coba untuk berbuat dalam lingkup yang lebih luas lagi," ujar pria ramah yang juga berprofesi sebagai pengacara ini.
 
Indra Khalid Nasution diketahui merupakan kandidat calon anggota Bawaslu Riau yang merupakan mantan Ketua Panwaslu pada Pilwako Pekanbaru tahun 2017 kemarin. 
 
Bersama koleganya Yasrif Yakub Tambusai dan Agung Nugroho, ia berhasil menunaikan tugasnya dengan baik dan mendapat penghargaan dalam Bawaslu RI Award sebagai pengawas pemilu terbaik nasional kategori sosialisasi pengawasan partisipatif.
 
Meskipun sempat dilaporkan oleh salah satu calon Walikota Pekanbaru ke DKPP, namun laporan yang diperiksa DKPP tidak terbukti dan nama Panwaslu Kota Pekanbaru dipulihkan DKPP. asa

KOMENTAR